Siswa SMA Bisa Rasakan Atmosfer Kampus Tiap Minggu

0
314
MAHASISWA KKN STISIPOL Raja Haji saat membantu pelayanan administrasi di Kantor Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas beberapa waktu lalu. f-istimewa

Stisipol Buka Program Open Campus untuk Pelajar

Siswa dan siswi tingkat SMA/SMK bisa rasakan atmosfer atau suasana di lingkungan kampus tanpa harus menunggu tamat SMA.

TANJUNGPINANG – Hal ini digagas Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang yang membuka Program Open Campus untuk siswa SMA/SMK/MA sederajat Tanjungpinang dan Bintan.

Program ini merupakan kegiatan yang pertama dibuka STISIPOL Raja Haji untuk siswa kelas 12.

Nantinya, siswa atau siswi bisa ikut proses perkuliahan 1 semester di Stisipol Raja Haji Tanjungpinang.

Namun untuk kehadiran tidak perlu datang setiap hari, melainkan hanya hari Sabtu dan satu kali dalam seminggu. Hal ini dimaksudkan, agar tidak menggangu proses belajar di sekolah.

Sebab, program open campus tersebut bukan semata-mata langsung mengenal mata kuliah.

Tetapi siswa siswi yang bergabung akan merasakan suasana serta interaksi sosial sebagai mahasiswa di lingkungan kampus.

Program open campus ini dilaksanakan pada 14 September mendatang.

Ketua pelaksana program open campus Endri Bagus Prasetio S.Sos, M.Si mengatakan, program ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa Kelas 12 (Kelas III).

Sekaligus memberikan pengalaman belajar di perguruan tinggi, sehingga tidak canggung ketika masuk perguruan tinggi nantinya setelah lulus SMA/SMK.

”Kuliah ini untuk siswa Kelas 3 SMA sederajat se-Pulau Bintan khusus untuk kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Ini juga merupakan bukti eksistensi kampus Stisipol,” ucap dosen yang biasa sapa Tio ini. Tio melanjutkan, mereka menargetkan sebanyak 40 siswa yang akan ikut kegiatan ini.

Saat ini, sudah 15 siswa yang terdaftar setelah melakukan sosialisasi ke sekolah dan terakhir pendaftaran, Jumat (6/9) besok.

”Kita prediksi bisa melebihi dari kuota. Karena dari pihak siswa antusias dengan kegiatan ini dan pelaksanaan kuliah ini dilakukan pada setiap hari Sabtu saja. Jadi tidak mengganggu jadwal belajar di sekolah siswa,” ungkapnya.

Siswa yang ikut kegiatan ini akan diberikan 2 mata kuliah dasar, yaitu Dasar Logika dan Pengantar Sosiologi.

Nantinya, bisa dipakai di 3 program studi (Prodi) jika mereka melanjutkan untuk kuliah di Stisipol Raja Haji.

”Jika mereka kuliah di Stisipol Raja Haji, mereka tidak perlu ambil mata kuliah tersebut,” katanya.

Tio melanjutkan, bahwa kegiatan kuliah satu semester ini tidak sama seperti yang dilakukan mahasiswa Stisipol Raja Haji.

”Karena materinya tidak 100%, dan juga ada penyesuaian dan juga selama kegiatan nanti akan diselingi dengan program capacity building,” tutupnya.

Sekedar diketahui, nama besar pahlawan kebanggaan Tanah Melayu Riau yakni Raja Haji Fisabilillah, telah membangkitkan semangat anak negeri untuk meneladani nilai-nilai perjuangannya dalam wujud pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendidikan.

Sebab hanya melalui pendidikan bangsa ini dapat mencapai kemajuan dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Semangat untuk mengembangkan aspek pendidikan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya anak Melayu, diaktualisasikan dalam aksi bukan hanya orasi, tapi dengan mendirikan Yayasan Raja Haji Fisabilillah oleh tokoh-tokoh masyarakat Kepri pada tanggal 12 Agustus 1998.

Kemudian memperoleh Izin Terdaftar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yakni berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.133/D/O/1999 Tanggal 22 Juli 1999 dan peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 1999.

Saat ini, mahasiswa yang kuliah di Stisipol makin banyak peminatnya. Lulusannya juga sudah banyak.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here