Siswa Terancam Kecebur Laut

0
589
Pompong bantuan: Pompong bantuan Pemprov Kepri untuk mengangkut pelajar berangkat dan pulang sekolah di sekitar Pulau Senayang. f-tengku/tanjungpianng pos

Lingga – Masyarakat yang tinggal di Pulau Medang, Kecamatan Senayang butuh akses transportasi pedesaan. Selama ini, masyarakat harus menunggu di tengah laut untuk dapat dapat fasilitas transportasi laut regular ke Kota Daik atau ke luar daerah.

Selain itu, boat bantuan juga muatannya terlalu banyak hingga siswa yang akan berangkat sekolah terancam jatuh ke laut saat ada gelombang.

Hal ini disampaikan warga kepada anggota DPRD Lingga, Ahmad Nasirudin dalam agenda Reses sidang pertama tahun 2017, kemarin.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan karena harus bersusah payah untuk mendapatkan transportasi. Sesuai dengan komitmen Bupati Lingga berkomitmen untuk memajukan Senayang.

”Secara pribadi nanti saya akan kangsung berbicara dengan Pak Alias Wello,” kata Ahmad Nasirudin, Rabu (15/3).

Sulitnya transportasi di Pulau Medang, sambungnya, membuat pulau ini terisolosir. Harga kebutuhan barang pokok melonjak hingga perekonomian masyarakat tidak berkembang. Masyarakat setempat berharap di bawah kepemimpinan Awe-Nizar dapat membuka isolir di Pulau Medang.

”Agar kapal reguler bisa berlabuh tentu dibutuhkan dermaga yang representaif juga baik dari sisi kedalaman maupun fasilitasnya,” ucapnya.

Selain masalah transportasi, masyarakat Pulau Medang juga membutuhkan sarana transportasi bagi anak-anak untuk pergi ke sekolah.

Saat ini transportasi yang melayani anak-anak berangkat sekokah ada satu kapal bantuan Pemprov Kepri. Satu kapal ini tidak cukup menampung jumlah siswa dari beberapa pulau.

”Saya pernah lihat satu pompong yang melebihi kapasitas berlayar.(Tengku)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here