Siswi Diberi Pemahaman Bahaya Narkoba

0
346
MALIK Abdul Jabar ketua kelompok KKN Stisipol Raja Haji di Desa Ulu Maras saat menjelaskan materi tentang bahaya narkoba kepada siswa siswi di SMP Negeri 1 JemajaTimur. f-istimewa

Mahasiswa KKN Stisipol Sosialisasi di SMPN 1 Jemaja Timur-Anambas

Narkoba merupakan musuh besar bangsa ini. Narkoba menjadi ancama yang bisa sendi-sendi masyarakat terutama kalangan muda. Untuk itu, pelajar harus diberi pemahaman tentang bahaya narkoba agar bisa menghindarinya.

ANAMBAS – ITULAH yang dilakukan Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang yang memberi pemahaman kepada masyarakat dan siswa tentang bahaya narkoba di Anambas.

Kegiatan sosialisasi itu dilakukan Kelompok KKN Stisipol Raja Haji yang berada di Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKN), Rabu (17/7) di SMP Negeri 1 Jemaja Timur.

Ketua Kelompok KKN Desa Ulu Maras Malik Abdul Jabar mengatakan, kegiatan itu mereka gelar bertujuan untuk menjadikan generasi muda Kepulauan Riau (Kepri) yang sehat tanpa narkoba demi terwujudnya generasi emas masa mendatang.

Sosialisasi ini dilakukan di SMPN 1 Jemaja Timur. Sosialisasi yang bertujuan, untuk memberikan pemahaman terkait bahaya narkoba bagi generasi muda Kepri.

Mengingat Provinsi Kepri yang bisa dikatakan sebagai daerah yang darurat terkait narkoba.

”Seperti kita ketahui, bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan daerah yang sangat rawan terhadap masuknya narkoba. Sebab, letak pulaunya berdekatan dengan negara tetangga,” ujar Malik Aljabar.

Sehingga, lanjut Malik, perlu adanya penguatan personal masing-masing siswa maupun siswi sekolah agar paham bahwa narkoba itu merusak masa depan.

Dalam hal ini, sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh siswa siswi SMP Negeri 1 Jemaja Timur pada hari rabu 17 juli 2019.

Menurutnya, generasi muda adalah harapan bangsa. Ke depannya terutama untuk generasi muda Desa Ulu Maras, tentunya generasi yang dapat membangun daerahnya agar lebih maju dan berprestasi.

Malik Abdul Jabar sebagai narasumber dan ketua kelompok pada kegiatan sosialisasi tersebut menambahkan, dengan adanya sosialisasi ini maka diharapkan siswa maupun siswi di Jemaja Timur tetap menghindari pemakaian dan menjauhi narkoba.

”Kami mahasiswa KKN mahasiswa Stisipol Raja Haji di Desa Ulu Maras mengharapkan, agar sosialisasi ini benar-benar sampai pemahamannya. Dampak negatif menggunakan narkoba, tidak hanya berakibat fatal bagi diri sendiri saja namun juga berdampak bagi orang lain dan lingkungan. Oleh karena itu, agar pemahaman tentang narkoba lebih lengkap dan tepat, dalam ulasan ini akan dijelaskan mengenai pengertian narkoba,” ungkap Malik lebih lanjut.

Sekdar diketahui, nama besar pahlawan kebanggaan Tanah Melayu Riau yakni Raja Haji Fisabilillah telah membangkitkan semangat anak negeri untuk meneladani nilai-nilai pejuangannya dalam wujud pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendidikan.

Sebab hanya melalui pendidikan bangsa ini dapat mencapai kemajuan dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Semangat untuk mengembangkan aspek pendidikan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya anak Melayu, diaktualisasikan dalam aksi bukan hanya orasi, tapi dengan mendirikan Yayasan Raja Haji Fisabilillah oleh tokoh-tokoh masyarakat Kepulauan Riau pada tanggal 12 Agustus 1998.

Memperoleh izin terdaftar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yakni berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.133/D/O/1999 Tanggal 22 Juli 1999 dan peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 1999.(ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here