SMAN 1 Binut Tak Berani Jual Seragam

0
713
BELI BUKU: Warga di luar Kabupaten Bintan membeli buku menjelang menjelang awal tahun ajaran baru. F-YENDI/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGUBAN – Wali murid dan pihak komite sekolah SMAN Negeri 1 Bintan Utara berembuk, untuk membicarakan pembelian atau pengadaan baju seragam sekolah, bagi siswa baru tahun ajaran 2017-2018 ini. Karena, pihak sekolah tidak ingin mengadakan seragam itu.

Sunaryono, Kepala SMAN 1 Bintan Utara mengatakan, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolahnya sudah selesai, dan memasuki tahap orientasi pengenalan sekolah. Soal seragam sekolah, pihaknya menyerahkan kepada wali murid dan komite yang melakukan perundingan.

”Pihak sekolah tidak menjual baju (seragam), sudah kami tuangkan juga di dalam surat bermaterai. Jadi jangan salah memahami,” terangnya, Selasa (11/7). Soal hasil rembukan antara wali murid dan pihak komite, tidak akan mengikat wali murid untuk membeli seragam sekolah. Wali murid bebas membeli baju di luar atau menggunakan seragam yang lama warisan dari kakak kelasnya.

Baca Juga :  Pastikan Tak Membeli Hewan Kurban Sakit

”Kebetulan, kemarin ada 2 penjahit yang mengajukan penawaran kepada komite. Namun semua bebas melakukan pertimbangan untuk membeli. Tidak harus juga membeli seragam dari penjahit yang ada di komite,” katanya. Dijelaskannya, sejak beralih ke pihak provinsi soal wewenang pendidikan tingkat SMA, maka program pihak Kabupaten Bintan untuk bantuan pendidikan sudah tidak ada lagi.

”Kami menerima 252 siswa pada tahun ini, ada 7 kelas belajar. Dari 252 siswa dipastikan hanya 20 persen saja yang menggunakan program bantuan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah pusat.” tambahnya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here