SMAN 6 Siapkan Genset Sendiri

0
290
WAKIL Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga saat meninjau persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMAN 1 Tanjungpinang, tahun lalu. Untuk tahun ini, belum semua SMA sederajat di Kepri menggelar UNBK. F-martunas/tanjungpinang pos

95 Siswa Ikuti Dua Kali Simulasi Menjelang UNBK

Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer pada bulan April nanti, pihak SMAN 6 Tanjungpinang di Senggarang sudah melakukan persiapan baik untuk siswa maupun sarana prasarana di sekolah itu agar anak-anak bisa nyaman selama ujian.

SENGGARANG – KEPALA SMAN 6 Tanjungpinang, Daman Huri mengatakan, tahun 2018 ini ada 95 orang siswa Kelas IX atau Kelas III di sekolah itu yang akan mengikuti UNBK tahun ini. Adapun jumlah komputer di sekolah itu adalah 36 unit.

UNBK akan dilakukan tiga sesi mengingat keterbatasan komputer. Satu sesi 32 siswa yang ujian. Sedangkan komputer yang sisa sebagai cadangan. ”Karena cadangan harus ada lima persen. Jika ada komputer yang rusak atau bermasalah, maka tetap ada cadangannya,” ujar Daman Huri kepada Tanjungpinang Pos via ponselnya, Selasa (20/2).

Ia menambahkan, sekolah itu sudah mengikuti UNBK sejak tahun 2017 lalu. Tahun ini merupakan yang kedua kalinya. Sehingga, mereka sudah mempersiapkan segala perangkatnya sejak awal.

Soal ketersediaan daya listrik, ia berharap tidak ada pemadaman. Meski demikian, yang namanya kejadian alam tidak bisa diprediksi dan tidak diketahui kapan terjadinya yang terkadang membuat listrik mati. Sebagai antisipasi awal, pihaknya sudah menyediakan genset di sekolah itu. ”Genset kita di sekolah sudah ada. Memang, nanti ada juga MoU (Memorandum of Understanding) antara Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang dengan PLN soal listrik ini. Dan biasanya, PLN menyediakan genset. Siapa tahu di daerah kita tak sampai gensetnya, makanya kita siapkan sendiri di sekolah,” tambahnya.

Pihaknya juga sudah menyiapkan tiga ruangan untuk lokasi ujian yang diupayakan lebih refresentatif agar siswa merasa lebih nyaman selama ujian dua hari itu. Adapun ujian akan dilakukan dua hari untuk empat mata pelajaran. Artinya, satu hari dua mata pelajaran yang akan diujikan.

Adapun mata pelajaran yang di-UN-kan yakni, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan satu mata pelajaran pilihan atau kejuruan. Untuk mematangkan siswanya menghadapi Ujian Nasional (UN) nanti, pihak sekolah sudah melakukan pemantapan bagi siswanya sejak awal tahun 2018 lalu.

”Khusus untuk mata pelajaran yang di-UN-kan, sudah dilakukan tambahan jam belajar selama satu jam. Dibahas tentang kisi-kisi soal agar siswa terbiasa mengerjakan soal,” bebernya lagi.

Sementara itu, simulasi sudah dilakukan dua kali. Simulasi ini untuk membiasakan diri menggunakan komputer sehingga tidak gagap saat UN nanti. ”Sudah bagus. Anak-anak sudah terbiasa memegang mouse. Yang terpenting itu dulu, mereka harus terbiasa menggunakan komputer. Kita siapkan mentalnya,” ungkapnya lagi.

Sebagai sekolah yang menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006, guru dan siswa terbiasa menggunakan komputer. Karena ada guru yang memang ahli di bidang Teknologi Informasi dan Komputer (TIK). Sehingga guru dan siswa bisa bertanya kepada guru yang bersangkutan apabila ada yang kurang dipahami.

Bedanya, saat UN, mental siswa harus dikuatkan lagi. Tahun 2017, dari 81 orang siswanya yang mengikuti UN, hanya satu orang yang tidak lulus atau persentase kelulusan sekitar 97 persen tahun lalu. Tahun 2018 ini, siswa yang akan ikut UN 95 orang dan diharapkan bisa lulus 100 persen.

Ia mengatakan, tingginya persentase kelulusan siswa di sekolah itu tahun lalu karena semua pihak bergandeng tangan baik guru, siswa dan orangtua. Pihak orangtua melakukan pengawasan ketat kepada anaknya dan juga memberi perhatian lebih, sehingga banyak belajar di rumah.

Tahun ini, ia melihat niat siswanya untuk lulus juga sangat tinggi. Mereka begitu bersemangat ketika mengikuti simulasi yang digelar dua kali. Sekadar diketahui, SMAN 6 Tanjungpinang didirikan pada tanggal 20 Oktober 2004. Sekolah ini diresmikan oleh mantan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A. Manan.

SMA Negeri 6 Tanjungpinang terletak di Kelurahan Senggarang Km 23 Kecamatan Tanjungpinang Kota. Meski berada di daerah pinggiran, namun semangat siswa belajar di sekolah itu sangat tinggi begitu juga dengan minat kuliah.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here