SMK Swasta Gelar UNBK

0
416
Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau persiapan USBN, kemarin.f-alrion/tanjungpinang pos

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq tersenyum mendengar kesiapan SMK Swasta melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Senin (2/4) kemarin. ”Hari ini 4 SMK Swasta melaksanakan UNBK, yaitu SMK Vidia Sasana, Widia, Yaspika dan Budi Mulya di Kundur. Sedangkan SMK Negeri melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil” lapor Staf Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMK Vidia Sasana.

Menurut Rafiq, sejak SMA sederajat menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi, pemerintah Kabupaten tidak dapat menambah kelengkapan fasilitas baik bangunan dan sarana pendukung lainnya.

Baca Juga :  Bupati Minta Lurah dan Kades Pasang Baliho Penggunaan Dana

”Memang, kita berharap SMA sederajat kembali ke Kabupaten. Sehingga memudahkan untuk mengalokasikan anggaran untuk melengkapi fasilitas, seperti komputer, jaringan internet dan lain sebagainya,” kata Rafiq di hadapan Kadis Pendidikan Bakri Hasyim dan staf Dinas Pendidikan yang lain.

Ia mengaku prihatin, mendengar gaji guru honorer dan tenaga pendidik lainnya sudah 3 bulan tidak menerima gaji. Dirinya meyakinkan, bahwa seluluruh hak akan dibayarkan. Hanya dibutuhkan waktu agar dibayarkan, dan berharap secepatnya dibayarkan.

Kepada seluruh siswa peserta UNBK, ia berpesan dapat menyelesaikan seluruh soal. Dengan ketelitian dan hati hati, sehingga kelak hasilnya memuaskan dan dapat diterima di Perguruan tinggi Negeri (PTN) sesuai dengan keinginan.

Baca Juga :  160 Perusahaan Nunggak BPJS

Kadis Pendidikan Karimun, Bakri Hasyim melaporkan pada Aunur Rafiq total peserta UNBK SMK tahun ajaran 2017/2018 sebanyak 923 siswa. Dengan 4 mata pelajaran, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Kompetensi Kejuruan.

“Siswa kami ada 52 orang, yang mengikuti UNBK hari ini” kata Kepala SMK Vidia Sasana, Sri Rahayu. Ia yakin, akan kemampuan seluruh peserta UNBK. Sebagaimana hasil simulasi beberapa waktu lalu. Termasuk dengan kemampuan lulusan sekolahnya kelak akan mampu menjadi tenaga kerja siap pakai.

Meskipun UNBK tidak lagi menjadi salah satu penentu kelulusan, ia selalu berpesan kepada anak didiknya. Untuk serius selama mengikuti ujian, tidak main main. Dan berharap dukungan semua pihak untuk kelancaran ujian siswa.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here