SMPIT As-Sakinah Dibuka Tahun Ini

0
618
CALON siswa SMPIT Tanjungpinang mengikuti outbond di lokasi sekolah di Tanjungsebaik Senggarang, Sabtu (17/3). F-martunas/tanjungpinang pos

Perkenalkan Sekolah Melalui Outbond dan Archery

Pihak Yayasan Bina Insan Tanjungpinang pengelola pendidikan berbasis islam As-Sakinah terus mengembangkan sekolah-sekolah di bawah binaannya. Tahun ajaran baru 2018 ini, SMPIT As-Sakinah resmi dibuka.

TANJUNGPINANG – PIHAK yayasan pun sudah membangun gedung sekolahnya di Tanjungsebauk, Senggarang. Saat ini, sudah berdiri satu gedung dua lantai dengan 8 ruangan. Bahkan, pihak SMPNIT As-Sakinah sudah menerima calon siswa baru yang hingga saat ini 46 orang. Jumlah ini akan terus bertambah karena pendaftaran masih dibuka.

Sabtu (17/3) kemarin, pihak yayasan mengenalkan lokasi sekolah tersebut kepada 46 siswa baru tersebut melalui acara Outbond and Archery. Orangtua calon siswa juga hadir dalam acara ini. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dadang AG secara resmi membuka kegiatan ini. Ia didampingi Ketua Yayasan Bina Insan Tanjungpinang Drs Muqtafin.

Hadir juga sejumlah pengurus lainnya seperti Hj Ismiyati yang juga anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Kepala SDIT As-Sakinah 2 Tanjungpinang Fadillah, Kepala SMPIT As-Sakinah Tanjungpinang Mohammad Syarif LC dan pengurus yayasan lainnya.

Dadang mengatakan, Yayasan Bina Insan benar-benar membantu pemerintah menghasilkan lulusan yang tidak sekedar dibekali ilmu pengetahuan. Namun, lulusan sekolah-sekolah As-Sakinah juga dibekali ilmu keagamaan dan berakhlak mulia.

”Hari ini launching SMPIT As-Sakinah. Kita dari Pemko sangat menyambut baik berdirinya sekolah ini. Karena sesuai dengan visi misi pendidikan Tanjungpinang menghasilkan siswa yang tidak saja pintar, namun juga berakhlak mulia,” jelas Dadang.

Pemerintah juga turut membantu pihak yayasan tersebut dengan memberi bantuan pembangunan gedung sekolah. Dadang melihat, pembangunan sekolah tersebut di Tanjungsebauk sangat cocok. Daerah ini akan semakin maju dan ke depan akan menjadi pusat pendidikan Islam terpadu.

Muqtafin mengatakan, atas keseriusan pengurus yayasan dan juga para guru serta staf, pengembangan sekolah-sekolah di bawan Yayasan Bina Insan Tanjungpinang sangat cepat. Belum sampai 15 tahun sejak berdiri, kini mereka sudah memiliki sejumlah sekolah dan tahun ini SMPIT As-Sakinah resmi dibuka serta sudah banyak calon siswa yang mendaftar.

”Tahun ini kemungkinan kita terima hingga tiga atau empat lokal. Kalau ada orangtua yang mau mendaftarkan anaknya, maka mereka bisa mendaftar ke SDIT As-Sakinah 1 di Perumahan Taman Harapan Indah II, Jalan DI Panjaitan Batu 9,” jelasnya.

Adapun jumlah guru dan staf serta pengurus di bawah Yayasan Bina Insan Tanjungpinang hingga saat ini sekitar 100 orang. Jumlah ini akan terus bertambah karena akan ada penerimaan guru untuk SMPIT As-Sakinah.

Saat itu digelar berbagai kegiatan untuk siswa seperti latihan memanah, berjalan di atas tali, memanjat jaring dan outbond. Bahkan, pengurus yayasan termasuk Dadang juga berlatih memanah di sana.

Merasa tertarik dengan outbond, kepada panitia, Dadang langsung memintanya agar meluncur di atas tali itu. ”Boleh saya ikut? kata Dadang langsung naik ke lantai dua sekolah itu untuk mempersiapkan alat keselamatannya.

Para instruktur pun nampak sibuk mengurusi calon siswa yang mengikuti berbagai kegiatan. Mereka memasang alat keselamatan di tubuh semua siswa sebelum bergerak menaiki tali jaring.

Sebelum kegiatan itu, siswa sudah dikumpulkan di lapangan dan dibagi dua antara perempuan dan laki-laki. Kemudian, salah satu pengurus yayasan memberi aba-aba permainan kepada para siswa yang membuat mereka kompak.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here