SMPN 4 Numpang Ujian di SMAN 2 Tanjungpinang

0
697
M Dirman

Tanjungpinang – Siswa SMPN 4 Tanjungpinang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk pertama kali di 2017 ini. Itupun dengan menumpang di SMAN 2 Tanjungpinang.

Penyelenggaraan UNBK tahun ini, direncanakan tidak bersamaan dan dilakukan bergelombang. Untuk SMK dilaksanakan 3-6 April 2017 kemudian disusul jenjang SMA mulai dari 10-13 April 2017. Sedangkan untuk SMP dua tahap. Tahap I laksanakan tanggal 2, 3, 4 dan 8 Mei 2017 disusul tahap dua 9, 10, 15 dan 16 Mei 2017.

Kepala SMPN 4 Tanjungpinang, M Dirman menuturkan, para siswa antusias mengikuti pelaksanaan UNBK. Hanya saja, untuk tahun ini, masih menumpang di SMAN 2 Tanjungpinang.

Para siswa bersemangat melaksanakan UNBK karena tidak diribetkan melingkari kertas jawaban. Dengan sistem komputer maka hanya mengklik jawaban menggunakan mouse di monitor komputer.

Cara ini, dinilai lebih simpel. Apalagi siswa atau pelajar di era sekarang sudah terbiasa menggunakan gadget dan komputer. Dengan demikian, tidak ada kesulitan dengan menerapkan sistem ini.

”Siswa mengaku suka menggunakan komputer, mudah-mudahan dalam pelaksanaan nantinya lancar,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini saat di jumpai di ruang kerjanya.

Bahkan, sebagian siswa sudah pernah melakukan tryout atau uji coba di SMAN 2 Tanjungpinang. Serta rencananya dalam waktu dekat akan melaksanakan ujicoba untuk keseluruhan siswa berjumlah 313 orang di kelas IX tersebut.

”Terkait jadwal uji coba sudah disusun Dinas Pendidikan. Rencananya akan ada beberapa kali sebelum pelaksanaan ujian,” tuturnya.

Waktu pelaksanaan UNBK tinggal tiga bulan lagi, pihak sekolah juga juga mulai mempersipakan siswa. Mulai dari memberikan jam tambahan belajar hingga nantinya beberapa kali uji coba menggunakan kertas manual di sekolah maupun komputer.

Selain itu, nantinya akan ada terapi atau masukan positif kepada siswa dengan mengandeng orang profesional di bidangnya.

”Ini beberapa persiapan yang diberikan sekolah,” ucapnya.

Terkait keterbatasan sarana dan prasaran, M Dirman mengharapkan, kedepan pemerintah dapat menyediakan. Dengan demikian uji coba bisa lebih maksimal dan siswa bisa lebih matang sebelum pelaksanaan.

”Tetapi semua tergantung pada anggaran juga. Mudah-mudahan ke depan bisa dan seluruh sekolah di Tanjungpinang bisa menerapkan,” paparnya. (DESI LIZA PURBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here