SMPN 6 Menuju Berbasis Seni

0
1052
JUARA UMUM: Kepala SMPN 6 Tanjungpinang, Irmalinda bersama siswa Juara Umum, Febri Anty Detavany. f-yoan/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Kota Tanjungpinang mulai menerapkan pembelajaran berbasis seni. Ini merupakan strategi penciptaan lingkungan belajar dan perancangan pengalaman belajar yang berbeda dengan sekolah lainnya.

Hal ini dikatakan Kepala SMPN 6 Tanjungpinang, Irmalinda, SPd M Pd, kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (1/2) di ruang kerjanya. Dengan semangat untuk menjadikan sekolah pendidikan berbasis seni siap untuk menuju masa depan yang gemilang.

Rancangan ini terbilang baru, yaitu sekitar tujuh bulan lalu ketika ia baru menjabat. Untuk mewujudkan ini, tidak mudah perlu penguatan program kerja dan banyak hal yang harus dibenahi, yang paling utama tentu pembentukan karakter siswa dan pembenahan pola belajar mengajar.

Baca Juga :  SMP se-Tanjungpinang Mulai Persiapan FLS2N

Pihaknya akan fokus mengembangkan sistem pebelajaran seni musik tradisi. Ini dipilih karena belum banyak dikuasai oleh sekolah lain. Meskipun diakuinya, saat ini fasilitas sangat minim, tapi rancangan dan semangat sudah ditanamkan bersama 30 tenaga pendidik lainnya.

Saat disinggung terkait siswa berprestasi, dengan sigap ia menuturkan ada 34 siswa yang tergabung dalam kelas unggulan. Siswa tersebut dipilih berdasarkan nilai rapot.

Untuk masuk di dalam kelas itu, siswa nilai bagus. Sehingga terpacu terus belajar untuk mendapatkan nilai yang baik dari yang terbaik.

Baca Juga :  Hardiknas, Siswa Masih Kekurangan RKB

Febri Anty Detavany salah satu siswa di kelas unggulan. Ia mengakui bahwa bergabung dengan sesama siswa berprestasi, membuat dirinya berpacu lebih rajin belajar. Ia bertekat mendapat nilai terbaiki, hingga ditetapkan menjadi juara umum.

”Kemarin nilai rapor memuaskan, alhamdulillah dapat juara umum, dengan rata-rata nilai 9 lebih. Terasa kerja keras belahar tidak sia-sia bersama teman-teman,” ungkapnya.

Bahkan ia merasa memiliki tantangan, meski mengakui untuk menjadi terbaik tidak mudah. Perlu usaha dan kerja keras. Ini merupakan motivasi, yang nantinya dapat diterapkan dalam hidup bermasyarakat dan lingkungan kerja.

Baca Juga :  Tanjungpinang Kurang 500 Guru

Irmalinda menuturkan, kini ia fokus pada membenah pola belajar-mengajar di skeolah dengan harapan siswa berprestasi dalam berbagai hal. Mulai dari akademis maupun non akademis.

Bahkan, pihak SMPN 6 Tanjungpinang akan ikut melaksanakan Ujian Nasional Berbasi Komupter (UNBK) yang menumpang di SMAN 4 Tanjungpinang.

Ia optimis, siswanya akan banyak memperoleh nilai baik. Bahkan sempurna yaitu 10 untuk beberapa mata pelajaran. (cr33)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here