Solar Dibatasi, Distribusi Logistik Terhambat

0
507
BONGKAR MUAT: Kapal Tol Laut saat embongkar muatan berupa kontainer sembako di Pelabuhan Selat Lampa, belum lama ini. f-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – DISTRIBUSI logistik di Pelabuhan Selat Lampa ke Kota Ranai dan sekitarnya terancam lambat. Hal itu disebabkan, lori pengangkut tidak mendapatkan pasokan BBM jenis solar dengan jumlah maksimal.

Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Natuna Hikmatul Arif menyebutkan, saat ini sejumlah barang logistik berupa kebutuhan pokok dan material menumpuk di gudang milik PT Multi Terminal Indonesia di Selat Lampa.

Bahkan, mobil operasional milik perusahaan logistik juga kesulitan mendapat jatah solar. ”Kesulitan ini harus segera diatasi. Sebab, banyak sekali barang logistik yang belum terangkut. Belum lagi dalam minggu ini, kapal Tol Laut akan tiba di Selat Lampa untuk bongkar muat barang,” sebut Arif, Selasa (26/9) kemarin.

Marketing support PT MTI Lisma menyebutkan, selama kelangkaan BBM diperkirakan distribusi 9 ribu sak semen terhambat. ”Rencana, Kamis (28/9) besok Kapal Tol Laut masuk, bisa terhambat proses bongkar muat barang,” tandasnya.

Sementara itu, menurut salah satu staf Disperindagkop Natuna, Ramdani mengatakan, BP Migas dan Pertamina Batam akan menggelar rapat dengan Disperindagkop untuk membahas persoalan BBM.

”Hari ini orang BP migas sama Pertamina Batam berkunjung ke kantor mau rapat masalah BBM, untuk hasilnya nanti pimpinan yang akan menjelaskan,” kata Dani melalui pesan singkatnya.(HARDIANSYAH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here