SPj Terlambat, Dana 34 Desa Tak Cair

0
759
BERKUNJUNG: Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas ketika berkunjung ke Desa Tarempa Barat Daya Kecamatan Siantan. F-INDRA GUNWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – TERLAMBATNYA proses verifikasi Surat Pertanggungjawaban (SPj) berdampak pada tersendatnya pencairan anggaran desa yang sudah memasuki bulan kelima pada tahun 2017.

Hingga kini sejumlah dana desa dari beberapa desa belum dapat dicairkan. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas Aswandi mengatakan, dari 52 desa yang ada di Anambas, hanya ada 18 desa yang anggaran desanya telah dicairkan.

”Kini ada 34 desa lagi yang belum cair, dan saat ini masih dalam proses administrasi,” ujar Aswandi, Jumat (5/5).

Menurutnya, anggaran desa bisa dicairkan apabila sudah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Jika hal ini tidak dipenuhi, maka pihaknya tidak bisa mencairkan anggaran tersebut.

Anggaran tersebut sudah dikucurkan dari pemerintah pusat, melalui Pemerintah Provinsi Kepri kemarin. Aswandi menjelaskan, pihaknya bukan ingin menghambat pencairan anggaran desa, tetapi semua anggaran dari pemerintah harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku.

”Jika Kepala desa yang tidak bisa membuat pertanggung jawabkan atau memperlambat laporannya, maka yang dirugikan adalah masyarakat dan tentu pembangunan desa juga terlambat,” jelasnya.

Syarat untuk melakukan pencairan anggaran desa tahap pertama tahun 2017, yakni kepala desa harus menyelesaikan SPj seluruh kegiatan yang menggunakan anggaran dana desa tahun sebelumnya.

Laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran desa, merupakan syarat mutlak untuk mengajukan pencairan anggaran desa di periode berikutnya.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here