Sriwijaya Air Batal ke Tiongkok

0
457
PENUMPANG masuk ke dalam pesawat Sriwijaya Air di Bandara RHF Tanjungpinang, belum lama ini.

TANJUNGPINANG – MASKAPAI penerbangan Sriwijaya Air batal terbang ke Tiongkok, pada Agustus 2018 ini. Rencana awalnya, bulan ini pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-800NG dijadwalkan akan terbang membawa penumpang charter internasional, dari Tanjungpinang menuju ke Tiongkok pulang-pergi (PP).

”Bulan Februari, kita sempat terbang dari Tanjungpinang menuju ke Tiongkok (PP). Sekarang tiba-tiba saja kita tidak bisa terbang ke Tiongkok,” kata Districk Manager (DM) Sriwijaya Air Cabang Tanjungpinang, E Presley L Sumanti kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (1/8) kemarin.

E Presley L Sumanti merasa kecewa dengan adanya pembatalan penerbangan Sriwijaya Air, dengan rute Tanjungpinang menuju ke Tiongkok ini. Informasi yang diterimanya, pembatalan dikarenakan adanya pembatasan slot penerbangan masuk ke Tiongkok. ”Kita terkena imbas pembatalan tersebut,” ucap dia.

Kalau tidak dibatalkan, lanjut dia, sekali terbang pesawat Sriwijaya Air membawa seratusan Warga Negara Asing (WNA) dari Tiongkok, berkunjung ke Tanjungpinang. Karena sesuai dengan jumlah kursi pesawat Sriwijaya Air yang mencapai 189 kursi. Kemudian, jadwal penerbangan Sriwijaya Air rute Tanjungpinang ke Tiongkok selama seminggu, tiga kali terbang.

”Jadwal kita terbang dari Tanjungpinang sekitar pukul 19.30. Kalau terbang dari Tiongkok sampai ke Tanjungpinang sekitar pukul 6.00,” sebut dia.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Tanjungpinang, Hotasi Manalu membenarkan pembatalan penerbangan pesawat Sriwijaya Air, rute Tanjungpinang menuju ke Tiongkok itu. Pembatalan penerbangan rute Tanjungpinang menuju ke Tiongkok juga dirasakan oleh pesawat City Link.

”Karena slot penerbangan di Tiongkok agak susah,” kata Hotasi Manalu saat dikonfirmasi oleh awak media ini.

Saat itu, pihaknya diberikan jadwal slot penerbangan pukul 23.00 dari Tiongkok, menuju ke Tanjungpinang. Nanti, pesawat Sriwijaya Air sampai ke Tanjungpinang dari Tiongkok, pada pukul 04.00 dini hari.

”Ini, yang kita tidak bisa. Kalau dikasih slot pukul 18.00, tidak jadi masalah. Ini tidak, pesawat dari Tiongkok sampai ke Tanjungpinang dini hari,” terang dia.

Kondisi seperti itu, pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Baik itu dari pihak Imigrasi dan stakeholder terkait, yang terlibat dalam kedatangan WNA masuk ke Tanjungpinang, melalui bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

”Tidak masalah lah, kalau tidak dapat sekarang, kapan-kapan juga bisa dapat juga. Karena kita sedang usahakan,” sebut dia. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here