SSB Masih Ragu Memulai Latihan

0
110
PEMAIN pelajar melaksanakan latihan sepak bola dengan menjaga jarak.
Sekolah Sepak Bola di Tanjungpinang masih ragu untuk memulai kembali program latihan, meski Pemko Tanjungpinang sudah menerbitkan Perwako nomor 29/2020. Namun, beberapa klub sekolah sudah ada yang melaksanakan latihan rutin sepak bola.

TANJUNGPINANG – AWALNYA, Sekolah Sepak Bola (SSB) menghentikan program latihan rutin, akibat pandemi Covid-19, sekitar Maret lalu. Latihan dihentikan karena anjuran pemerintah, untuk memutus rantai penularan virus korona. Sekarang, sudah masuk masa tatanan hidup baru, atau yang disebut new normal, maupun normal baru.

Di masa normal baru, PSSI telah menerbitkan buku pedoman tentang kegiatan atau kompetisi sepak bola. Dalam buku ini ditekankan, latihan bagi SSB atau akademi harus mematuhi protokol kesehatan. Satu syarat dianggap ‘berat’, ketika pemain diharuskan melakukan rapid test setiap minggu. Kebijakan ini lebih ditujukan untuk TC Timnas maupun SSB di bawah binaan klub Liga 1 dan Liga 2.

Baca Juga :  Nasib Jurnalis Junior Apes Vs KCT FC

Selain PSSI, Kemenpora RI pun telah mengeluarkan surat edaran untuk kegiatan kepemudaan dan olahraga. Kompetisi maupun aktivitas olahraga diperbolehkan, asalkan mematuhi protokol kesehatan, tanpa ada kewajiban melakukan rapid test bagi pelaku kegiatan. Ketentuan ini ditujukan untuk daerah yang dinyatakan zona hijau dari Covid-19.

Bahkan, akhir Juni lalu, Pemko Tanjungpinang sudah menerbitkan Perwako nomor 29/2020 tentang pedoman perilaku hidup baru masyarakat produktif dan aman, dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Tanjungpinang.

Dalam Perwako ini pun tidak ada dicantumkan rapid test, bagi pelaku olahraga seperti sepak bola. Hanya saja, Perwako 29/2020 menekankan agar mematuhi protokol kesehatan, dan prosedurnya mesti berkoordinasi dengan pihak terkait sebelum melaksanakan kegiatan.

Baca Juga :  Pelatih Jaino Minta Skuat Bermain Lepas

”Kita menyambut baik lah atas Perwako Tanjungpinang. Tapi, kami masih belum berani memulai latihan. Karena, menghindari risiko Covid-19 terhadap anak-anak. Tanjungpinang belum stabil. Sebelumnya zona hijau, tapi tiba-tiba ada lagi kasus positif Covid-19,” kata Seviyandi Bakar, Ketua SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri, kemarin.

”Ya sebenarnya, kita sudah bosan menunggu Covid-19 ini reda, atau benar-benar hilang. Kemudian, orangtua siswa juga sudah banyak yang mendesak agar segera memulai latihan. Tapi, kami masih ragu dan perlu bersabar,” sambung Sevi.

Sebelumnya, Sekretaris SSB PSTK Tanjungpinang Ronny Frantika mengatakan, manajemen SSB sudah melakukan rapat. Latihan untuk siswa SSB PSTK Tanjungpinang akan segera dimulai, akhir Juli atau awal Agustus nanti.

Baca Juga :  16 Tim SSB Bersaing di BRC Lagoi Series 2

”Kalau sekarang, kita belum berani latihan. Walaupun sudah normal baru dan melaksanakan protokol kesehatan, bisa saja Tanjungpinang belum steril Covid-19. Tapi, kami segera latihan,” ucap Ronny, baru-baru ini.

Pada kesempatan lain, sejumlah pemain untuk jenjang pendidikan SMP sudah melaksanakan latihan rutin, sejak beberapa pekan terakhir. Hanya saja, latihan yang dilaksanakan selalu memperhatikan jarak antarpemain.

”Anak-anak sudah banyak yang latihan. Tapi, untuk game sangat dibatasi,” kata Alex, seorang guru olahraga SMP di Tanjungpinang. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here