Sssst… Permohonan Poligami Naik Drastis

0
423
Kantor Pengadilan Agama Tanjungpinang di Senggarang. f-istimewa

Syarat Terberatnya Mesti ada Restu Istri Tua

Selama Tahun 2018 ini minat warga Tanjungpinang dan Bintan untuk berpoligami cukup tinggi. Poligami atau menikah lebih dari satu istri hukumnya Sunnah dalam Agama Islam. Meski banyak para suami yang menginginkan, namun sangat sedikit yang sanggup melakukan.

TANJUNGPINANG – Pada 2017 lalu, hanya ada satu warga di Pulau Bintan ini yang mengajukan surat permohonan poligami ke Pengadilan Agama Tanjungpinang. Namun, permohonan itu tidak dikabulkan oleh pihak Pengadilan karena syaratnya dinilai kurang lengkap.

Lalu, tahun ini ada 6 permohonan untuk poligami yang masuk pengadilan Agama yang berada di Senggarang itu. Dari enam berkas poligami yang masuk pada 2018 ada empat permohonan yang dikabulkan karena dianggap sudah memenuhi syarat berpoligami.

Sedikitnya kaum suami untuk bisa berpoligami juga karena syarat yang ditetapkan oleh Pengadilan Agama cukup berat. Ada tujuh syarat yang mesti dipenuhi oleh yang mengajukan poligami. Dari tujuh syarat itu, ada satu syarat yang dianggap paling berat, yaitu surat penyataan dari istri tua bahwa ia besedia dimadu.

Dari pengakuan sejumlah suami yang mendapat restu berpoligami, ternyata mereka memilik trik-trik tertentu yang tidak dibenarkan dalam Undang-undang Perkawinan.

”Umumnya para suami yang tidak mendapatkan surat restu dari istri tua, suami ini nikah siri dengan wanita lain. Setelah punya anak, baru sang suami mengajukan permohonan poligami ke pengadilan agama karena anak yang dilahirkan dari nikah siri memerlukan akta kelahiran dan dokumen lain,” kata seorang suami yang beberapa tahun lalu mendapat restu poligami.

Hanya saja, pihak Pengadilan Agama di Tanjungpinang menapik hal itu. Menurutnya, pihak pengadilan Agama Tanjungpinang mengeluarkan surat rekomendasi poligami setelah pihak yang mengajukan sudah memenuhi syarat dan kepatutan untuk menikah lagi, surat dari pengadilan Agama itu yang dibawa ke Kantor Urusan Agama (KUA) agar dinikahkan.

Panitra Muda Hukum Pengadilan Agama Tanjungpinang Kelas 1A, Muhammad Yunus, SH mengakui ada beberapa permohonan poligami yang dikabulkan oleh hakim.

”Dari enam berkas pemohonan untuk poligamiyang masuk, ada empat berkas yang dikaburkan dan kita keluarkan surat rekomendasi poligami untuk dibawa ke KUA,” Muhammad Yunus.

Saat disinggung tentang maraknya perceraian, Muhammad Yunus menyebutkan banyak jenis permasalahan pasangan suami istri hingga mengajukan cerai maupun talak lewat Pengadilan Agama. Namun, penyebab yang paling menonjol malah bukan karena permasalahan ekonomi. Dari tiga katagori masalah yang kita klasifikasi, ternyata masalah pertengkaran yang terus menerus. Pertengkaran ini biasanya muncul karena salah satunya ketahuan atau dicurigai selingkuh.

” Selain masalah pertengkaran dan perselisihan yang tidak kunjung usai, masalah donor dua yang dominan adalah karena salah satu pasangan kabur atau meninggalkan pasangannya. Untuk masalah ekonomi, itu masalah ekonomi yang menyebabkan perceraian yang tercatat di pengadilan Agama Tanjungpinang, itu penyebab masalah yang paling sedikit dalam memicu perceraian,” sebutnya. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here