Ssst… Bea Cukai Rahasiakan Hasil Tangkapan

0
1259
Barang-barang tangkapan Bea Cukai saat dibongkar di malam hari di Pelabuhan Batu Enam Tanjungpinang.f-istimewa

TANJUNGPINANG – Diam-diam pihak Bea Cukai Tanjungpinang menangkap satu kapal pengangkut barang ilegal dari Singapura. Namun, pihak Bea dan Cukai Tanjungpinang masih enggan membeberkan jenis barang yang ditangkap itu.

Kepala Seksi (Kasi) Kasi Pelayanan dan Humas Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang Oka Setiawan membenarkan adanya penangkapan satu kapal barang.

Ia juga mengklaim kalau barang-barang tersebut telah dipindahkan dari kapal ke gudang sewa milik BC. ”Kita belum bisa menyampaikan jenis apa saja barang-barang yang ada dikapal, kita masih melakukan penyelidikan ke dalam,” katanya Kamis (1/2).

Baca Juga :  Ismeth Beri Masukan ke Nurdin

Oka menyebutkan, kapal pertama Diamanakan di pelabuhan Tanjungunggat. Kemudian kapal dipindahkan ke Pelabuhan Batu 6 dan dilakukan pencacahan barang.

Barang yang dilakukan pencacahan dipindahkan ke gudang, Oka menyebutkan, gudang yang digunakan untuk menyimpan barang itu sewa. Sedangkan untuk gudang milik Bea Cukai sudah penuh. ”Kita belum bisa menyampaikan berapa ABK dan nakhoda yang diamankan. Gudang penyimpanan barang ada di Batu 7 itu kita sewa,” sebutnya.

Sebelumnya, tangkapan Pol Air Polda Kepri yang mengamankan satu kapal juga diduga membawa barang-barang ilegal, telah diserahkan kepada pihak Bea Cukai. Oka Setiawan menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

Baca Juga :  Gas, Solusi Bersaing di Pasar Internasional

Namun, belum diketahui siapa pemilik kapal saat dilakukan pemeriksaan saksi baik nahkoda maupun empat ABK Kapal yang saat itu diamankan oleh Polda Kepri di perairan Tanjungpinang. ”Masih kita selidiki siapa pemiliknya. Saya harus konfirmasi dulu ke bagian Pengamanan dan Pengawasan (P2),” jelasnya.

Sambung dia, begitu kapal dan saksi-saksi tiba di Tanjungpinang, BC langsung melakukan pencacahan terhadap isi barang tangkapan itu. Saat ditanya jumlah dan jenis barang bawaan setelah hasil pencacahan itu ia sendiri tidak mengetahui.

Baca Juga :  Peluk Mesra Kepulauan Riau

”Saya belum tau juga. Intinya kita sudah lakukan serah terima dengan Polair Polda Kepri. Barang itu sekarang di gudang. Saya belum dapat laporan dari bagian P2. Jadi belum bisa kami jelaskan. Karena kita masih melakukan penelitian lebih dalam,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here