Ssst.. Lolos Bersyarat PPDB Mesti Ngadap ke Dewan

0
59
SMPN 3 Batam di Sungaiharapan salah satu sekolah yang selalu ramai peminatnya setiap PPDB. f-istimewa

BATAM – Hari terakhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Negeri di Batam banyak orang tua siswa yang uring-uringan karena anaknya tidak lolos di PPDB. Ada juga pihak sekolah yang dinyatakan lulus bersyarat. Syaratnya, harus menghadap ke salah satu anggota DPRD yang merupakan komite di sekolah tersebut.

Dalam surat untuk calon siswa SD Negeri 012 Sekupang, yang lolos bersyarat itu isinya orang tua siswa mesti menghadap Musofa, yang merupakan anggota DPRD Batam.

Hanya saja, Musofa saat dikonfirmasi pengumuman dari sekolah yang difoto warga dan terlanjur beredar itu. Dalam pengumuman itu disebutkan peserta didik baru yang namanya terdapat pada tabel di atas, yang dinyatakan lulus bersyarat, diharapkan bapak Musofa pada Minggu (8/7), pukul 10.00 WIB di Tiban Mc Dermott.

Tapi Musofa menapik hal itu. Saya tdiak ada mengarahkan calon siswa atau orang tua menghadap dia. Nggak mungkin saya yang mengarahkan. Kalau ada apa-apa, kan harus dirapatkan ke komite dan majelis guru,” kata anggota Komisi III DPRD Batam ini.

Musofa mengakui kalau dirinya merupakan penasehat komite sekolah. Namun, dia tidak tahu alasan pihak sekolah membuat pengumuman seperti itu. ”Saya tidak tau kenapa sekolah membuat pengumuman seperti itu,” jelasnya.

Diakuinya, sekolah tersebut berdiri karena idenya. Sehingga selama dua periode, dirinya menjadi pengurus komite sekolah. ”Kepala Sekolah kalau ada apa apa selalu konsultasi ke saya. Sekarang, silakan sekolah bersama orang tua mencari solusi sendiri,” cetusnya.

Musofa mengaku tidak ada modus atau unsur politik dalam PPDB di SD yang dimaksud. ”Tujuan awal berdirinya SDN 012 untuk mengakomodir siswa yang tidak tertampung di SDN 02 dan SDN 07 karena Tiban Indah padat penduduk. Tapi, coba tanya langsung ke Kepala Sekolah apa yang dimaksud lulus bersyarat tersebut,” pesan dia.

Sementara anggota Komisi IV DPRD Batam, Safari Ramadhan tidak mempermasalahkan jika rekannya sesama anggota dewan, merekomendasikan calon siswa ke sekokah tertentu. Namun ditekankan agar rekomendasi itu hanya untuk anak kurang mampu atau miskin, bisa masuk sekolah negeri. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here