STAI-MU Buka Kuliah Kelas Malam

1
1991
Mahasiswa STAI saat menggelar workshop beberapa waktu lalu.

TANJUNGPINANG – Sejumlah perguruan tinggi swasta masih membuka pendaftaran siswa baru untuk mahasiswa tahun ajaran 2018-2019. Salah satunya Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Tanjungpinang (STAI-MU). Sekolah tinggi yang berkampus di KM 12 Tanjungpinang ini membuka kelas baru untuk empat program studi Strata Satu (S1) yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Tadris/ Pendidikan Bahasa Inggris (TBI), Ekonomi Syariah (ESY), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Menurut panitia penerimaan mahasiswa baru Taufik Afdal, S.Pd, SS, M.Hum, kampus STAI-MU seluruh program study-nya sedang menuju akreditasi B.

“Walaupun STAI-MU merupakan Sekolah Tinggi Agama Islam, namun kurikulumnya tidak hanya berlandaskan keagamaan Islam. Sudah disesuaikan dengan kebutuhan sektor industri, sehingga lulusan dari STAI sudah terserap di berbagai instansi baik swasta maupun pemerintah,’ sebutnya. Sebagai contoh, alumni Prodi Pendidikan bahasa Inggris yang memiliki soft skill mampu berbicara Bahasa Inggris terserap tidak hanya sebagai guru pegawai negeri sipil di daerah, tetapi juga sebagai karyawan swasta, karyawan resor yang ada di Lagoi, dan berbagai profesi lainnya.

Baca Juga :  Besok, Syahrul Lantik 63 Pejabat

Begitu pula dengan lulusan dari Prodi PAI yang telah melahirkan berbagai alumni dengan kompetensi manajemen, administrasi, keagamaan sehingga mampu diserap oleh instansi swasta dan lembaga pemerintahan lainnya.

“Sedangkan Prodi ESY, alumni juga banyak terserap di sektor perbankan, sektor swasta dan pemerintahan dan beberapa di antaranya menjadi pebisnis ulung. Sementara untuk Prodi PGMI yang mencetak guru yang kompeten dalam mengajar di tingkat Sekolah Dasar mampu memenuhi kuota guru di berbagai Sekolah Dasar termasuk Sekolah Dasar Islam Terpadu yang ada di Tanjungpinang khususnya, dan Kepri umumnya.

Baca Juga :  Kuota Impor Batam Dikurangi

Disinggung taufik juga, untuk waktu kuliah, cukup fleksibel. “Bagi karyawan yang bekerja di siang hari, bisa mengikuti kuliah pada malam hari. Ada berbagai program beasiswa, baik itu beasiswa dari Pemerintah Provinsi maupun dari Badan Amil Zakat Provinsi. da juga beasiswa dari instansi lainnya yang secara rutin diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu,” ucapnya.

Saat ditanya tentang biaya kuliah, Taufik menyebutkan, biaya pendaftarannya hanya Rp250 ribu dan biaya kuliah bisa dicicil setiap bukan.

“Biayanya murah dan pembayarannya dipermudah karena kita pekerja yang belum menyandang gelar sarjana agar mau kuliah. Tidak ada alasan lagi tentang waktu kuliah karena sudah ada kelas malam,” sebut taufik.

Baca Juga :  Pelaku UKM Desak Pemko Promosikan Produksi Lokal

Saat ditanya tentang fasilitas di Kampus, Taufk mengaku, banyak fasilitas yang tersedia untuk mempermudah mahasiswa, di antaranya perpustakaan, wifi, masjid dan memiliki lapangan yang luas untuk berbagai aktivitas mahasiswa. (jek)

Loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here