Standar Nilai SMP Rujukan 80

0
1437

PPDB Dibuka 26 Juni

BATAM – Ada tiga SMP rujukan yang tidak menerapkan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru tahun ini. Sebagai sekolah rujukan, ke empat sekolah itu ditetapkan nilai standard 80.00. Sehingga, calon siswa yang berniat sekolah di SMP Rujukan harus memiliki nilai sesuai ditentukan itu. Selain itu, untuk ke tiga sekolah itu, calon siswa dari manapun di Batam akan diterima dengan ketentuan itu.

Standard nilai rata-rata minmal ujian nasional (UN) itu diungkapkan Pelaksana Tugas Kadis Pendidikan Batam, Hendri Arula. “Rata-rata nilai UN 80.00 untuk syarat calon siswa bisa mendaftar ke SMP rujukan. Tahun ini Disdik menetapkan tiga SMP di Batam sebagai sekolah rujukan. Mereka SMPN 3, SMPN 6 dan SMPN 26,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hendri Arulan Jabat Kadisdik

Demikiian, tidak secara otomatis yang memiliki nilai 80 akan diterima di sekolah-sekolah itu. Seleksi akan tetap dilakukan sekolah rujukan. Mulai seleksi nilai, tes tertulis atau wawancara. “Nilai UN itu hanya syarat bisa daftar. Kalau siswa yang diterima, diseleksi lagi. Dari yang mendaftar itu, nilainya dirangking,” jelas Hendri.

Disebutkan, rangking nilai calon siswa ini juga dibandingkan lagi dengan daya tampung siswa per kelas. Ada aturan untuk SMP rujukan, satu kelas terisi 32 siswa. “Jadi misalnya sudah terpenuhi kuota setiap kelasnya. Selebihnya ya tak diterima, walaupun nilainya 80. Silakan mendaftar ke sekolah berdasarkan zonasi dia tinggal,” ujarnya.

Pendaftaran untuk penerimaan siswa baru atau penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP rujukan dijadwalkan 26-28 Juni 2018. Dengan tujuan, calon siswa yang tidak diterima masuk ke sekolah rujukan, bisa mendaftar masuk ke SMP di zonasi tempat calon siswa berdomisili. Untuk sekolah yang menerapkan sistem zonasi, waktu pendaftarannya dimulai 3-5 Juli 2018.

Baca Juga :  Rute Korsel-Batam Mesti Dipermanenkan

“Kalau sistem zonasi kan tak pakai seleksi lagi. Walaupun acuannya tetap nilai,” kata Hendri.

Sementara untuk SD rujukan, Disdik Batam menetapkan SDN 006 Sekupang sebagai SD rujukan. Syarat bisa masuk ke sekolah ini, satu di antaranya dari segi umur yakni minimal 6 tahun 6 bulan saat proses PPDB berlangsung. Untuk sekolah non rujukan atau sistem zonasi, sistemnya ditetapkan per kelurahan.

Hendri mengakui, sistem sudah disiapkkan untuk nantinya penerapannya dilakukan. Nantinya, tiap calon siswa memilih dua sekolah. Aplikasi untuk PPDB 2018 sudah disiapkan. Aplikasi ini nantinya dapat diunduh di Playstore untuk telepon genggam berbasis Android. Sehingga pelaksanaan PPDB secara daring tetap bisa berjalan.

Baca Juga :  1.000 Santri Hadiri Penutupan Batam Bersyiar

Menurut Hendri, dengan sistem zonasi, siswa yang berdomisili di sekitar sekolah diterima di sekolah tersebut. Sistem ini dipakai dengan tujuan agar tidak ada siswa yang bersekolah jauh dari rumah. “Dengan sistem ini, meskipun di kecamatan hanya ada satu sekolah negeri, warganya bisa tetap sekolah di kecamatan terdekat. Misal di Lubukbaja, cuma ada satu SMP negeri, yang rumahnya di ujung-ujung, bisa sekolah di Batuampar,” tuturnya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here