STIE Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Muda

0
230
MAHASISWI Kampus STIE Pembangunan Tanjungpinang tampil unik ketika menawarkan produknya saat mengikuti kegiatan Bazar Lizious II yang yang berlangsung di Halaman Kampus STIE Pembangunan, Sabtu (13/7) pekan lalu. F-ISEP ILHAM/TANJUNGPINANG POS
Untuk memotivasi dan mendorong pertumbuhan wirausaha muda di Indonesia khususnya di Tanjungpinang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan kembali menggelar Bazar Lizious ke-2.

TANJUNGPINANG – Bertemakan ‘Inovasi Kuliner, Peluang Bisnis Masa Depan’, kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa dengan berbagai jenis usaha.

Kegiatan dilaksanakan di Halaman Kampus STIE Pembangunan Jalan R.H Fisabilillah Km 8 atas.

Ketua STIE Pembangunan Charly Marlinda SE, M.Ak.Ak mengaku senang dengan kemeriahan suasana event yang diikuti mahasiswanya tersebut.

Bazar Lizius yang diikuti mahasiswa dari dua Program Stusi (Prodi) yaitu Manajemen dan Akuntansi.

”Karena ini merupakan salah satu praktik Mata Kuliah Kewirausahaan. Dimana itu bisa menjadi stimulan, bagi mahasiswa membangun jiwa entrepreneurship,” ucap Charly, Sabtu (13/7).

Ia pun merasa kagum dengan antusiasme mahasiswanya, yang tampak bersemangat dengan menampilkan keunikan masing-masing stan.

”Terlepas untuk mengikuti praktik pendukung mata kuliah. Diyakini bazar akan menjadi modal ilmu dan pengalaman bagi mahasiswa untuk memulai suatu usaha dan dimulai dari sini,” ungkap Charly, yang juga didampingi ketua pelaksana Rahmad Chartady, Anggia Sekar Putri SE MM, dan Rafida Rurani S.Pd MM sebagai dosen Mata Kuliah Kewirausahaan.

Ketua STIE Pembangunan Charly Marlinda (kedua dari kiri) didampingi tiga dosen masing-masing Rapida Nuriana, Anggia Sekar Putri serta Rachmad Chartady usai membuka Bazar Lizious II. F-ISEP ILHAM/TANJUNGPINANG POS

Bahkan, ia pernah mengungkapkan perlunya mengubah mindset mahasiswa-mahasiswi untuk menjadi seorang entrepreneur sejati setelah lulus dari Kampus STIE Pembangunan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Anggia Sekar Putri, dosen Kewirausahaan STIE Pembangunan.

Ia mengatakan, bahwa event ini dilakukan setiap akhir semester untuk nilai dari Mata Kuliah Kewirausahaan.

”Jadi event ini bertujuan untuk melatih mahasiswa/i, bagaimana melakukan praktik langsung dunia kewirausahaan. Supaya ke depan bisa mandiri, dan bisa menjadi entrepreneur. Sehingga, mereka benar-benar melatih dalam memasarkan produknya, berkomunikasi dengan pembeli agar tertarik dengan produk yang mereka jual,” tutur Anggia.

Dari sebanyak 58 stan bazar, ada 4 poin penilaian dari bazar yaitu dekorasi, produk makanan, kemasan dan kebersihannya.

”Ada nilai tambahan dan reward bagi mahasiswa, yang meraih nilai tertinggi dari 4 poin penilaian tersebut. Tapi masih rahasia panitia apa itu hadiah yang diberikan,” tutup Anggia Sekar Putri.

Pantauan Tanjungpinang Pos di acara Bazar Lizious, sama meriahnya ketika kegiatan yang sama digelar tahun 2018 lalu.

Sebab, masing-masing stan, berlomba berkreasi dalam menghias stannya serta tampilan kostumnya.

Tak hanya itu, masyarakat serta alumni Kampus STIE Pembangunan juga datang memeriahkan Bazar Lizious.

Serunya lagi, aksi panggung musik juga turut memeriahkan jalannya bazar.

Terlihat, beberapa mahasiswa STIE Pembangunan juga piawai dalam memainkan musik untuk menghibur peserta dan pengunjung Bazar Lizious 2019 ini.

Sehingga, pengunjung pun terlihat santai dan menganggukkan kepalanya saat mendengarkan musik. (ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here