Stikes Belajar ke Thailand

0
667
EVAKUASI: Mahasiswi Stikes Hang Tuah saat mengikuti latihan evakuasi medis, bersama personel TNI Angkatan Laut belum lama ini. F-ISTIMEWA/STIKES HANG TUAH

Tanjungpinang – Sebelumnya mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Hang Tuah sudah sering mengikuti program pertukaran mahasiswa perawat ke Jepang.

Kali ini Stikes Hang Tuah, kembali dapat kesempatan mengikuti program pertukaran mahasiswa perawat ke Thailand. Stikes akan mengirim 5 orang, untuk mengikuti program yang disebut Student Exchange.

Hal ini disampaikan oleh Pjs Wakil Kepala III, bagian kemahasiswaan dan pusat karir Stikes Hang Tuah yakni Tri Arianingsih. menurut Tri Ari, kesempatan tersebut diraih karena adanya kerjasama antar kedua negara. Wakil dari Indonesia tidak hanya dari Stikes Hang Tuah, namun beberapa kampus lainnya juga mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti program tersebut.

”Nantinya yang berangkat, yakni 3 orang mahasiswa didampingi oleh 2 orang staf dosen dan di pimpin langsung oleh ketua Stikes Dr Heri Priatna,” ujar Tri Arianingsih, Senin (30/1).

Program Student Exchange tersebut, dilaksanakan mulai dari tanggal 18 hingga 26 Februari mendatang. Program tersebut relatif singkat, lanjut Tri, namun ada beberapa keuntungan mengikuti Student Exchange bagi mahasiswa. Salah satunya memiliki relasi jaringan Internasional, di bidang yang ditekuni.

Tri juga menambahkan pengalaman ari program tersebut, bisa menjadi penambah ilmu bagi mahasiswa lainnya saat mahasiswa yang ditunjuk mengikuti program tersebut kembali. Hal itu menurut Tri, adalah hal salah satu upaya untuk memberikan dan berbagi pengalaman sesama mahasiswa perawat. Di sisi lain, mahasiswa juga bisa melatih kemampuan dalam menggunakan bahasa asing.

”Bagi mahasiswa yang mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut, sebelum bertolak ke Thailand harus mepersiapkan segala sesuatunya. Yakni tentang penguasaan materi keperawatan, dan lainnya juga mampu mengenalkan budaya asalnya seperti budaya Melayu Tanjungpinang,” jelas Tri.

Karena banyak negara yang turut serta, lanjut Tri, dalam program tersebut juga diadakan sesi presentasi tentang Indonesia secara umum. Setelah itum dilanjutkan dengan presentasi mengenai daerah asal, yaitu tentang Kepri mengenai karakteristik daerah. Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga menampikan kesenian budaya Melayu dengan tarian.

”Sebetulnya itu program belajar singkat di luar luar negeri, tetapi saling mengenal budaya antar negara juga disertakan untuk menambah wawasan sebelum memulai belajar. Program ini sangat membantu mempromosikan Indonesia serta Kepri,” ungkapnya.

Program tersebut tidak jauh berbeda, dari program pertukaran mahasiswa ke Jepang. Sedangkan upaya lainnya untuk menambah wawasan mahasiswa, pihak Stikes Hang Tuah j uga kerap mengelar acara seminar kesehatan. Di samping sebagai penunjang mata kuliah, selain itu dengan seminar mahasiswa dapat bertanya langsung dengan ahlinya.(ADLY BARA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here