Stisipol Akan Kirim Mahasiswa ke Natuna

0
996
KAPAL PERANG: KRI Teuku Umar 385 milik TNI AL, salah satu KRI dari unsur gugus keamanan laut di kawasan barat yang bertugas mengamankan perairan Natuna. F-ADLY BARA/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji, akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Natuna tahun 2017 ini.

Tema dari KKN itu ”Menjaga Indonesia Dari Perbatasan Untuk Kesejahteraan Rakyat”, yang dijadwalkan pada bulan July mendatang.

Endri Sanopaka, Ketua Stisipol Raja Haji mengatakan konsep KKN itu, mahasiswa dituntut untuk belajar tentang kehidu pan masyarakat di daerah perbataan.

”Dengan konsep itu, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan konsep-konsep pembangunan yang spesifik didaerah perbatasan,” tegas Endri, Selasa (14/3).

Konsep itu akan dituangkan melalui laporan hasil KKN, yg merupakan tugas akhir mahasiswa.

Endri mengatakan, pihaknya menginginkan mahasiswa belajar tentang bagaimana masyarakat turut berperan dalam menjaga perbatasan demi pertahanan negara,dan tentunya salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan.

”Dengan begitu, mahasiswa akan mampu mengubah daya pandang masyarakat perbatasan, yang selama ini lebih bergantung pada kondisi alam, dan kedepannya dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi,” katanya.

Tujuannnya adalah, untuk mengembangkan konsep ekonomi masyarakat desa yang ada di perbatasan.

”Kita akan mencoba utk menjalin kerjasama dengan pihak TNI, yg saat ini juga sudah berkonsentraai menjaga perbatasan di Natuna,” ungkapnya.

Endri juga menyinggung tentang konsep kapal pemuda Kepri, yang merupakan konsep untuk memperkuat rasa memiliki dan bangga terhadap negara.

Konsep itu awalnya akan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), untuk mengangku mahasiswa menyambangi pulau-pulau terpencil di Kawasan Provinsi Kepri.

Konsep itu hingga kini belum tercapai, karena pihak Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Laut (TNI AL) sedang tidak bisa mengerahkan KRI nya untuk kebutuhan itu.

”Tetapi kabarnya konsep ini diambil alih oleh pemerintah, dengan menggunakan kapal niaga dan KRI,” ungkapnya.

Dengan geografis wilayah sebagai kawasan maritim, konsep untuk membangun semangat mahasiswa melalui beberapa kegiatan yang bersifat kemaritiman penting dilakukan.

Dengan berkeliling pulau, mahasiswa akan belajar dan mengetahui kondisi daerahnya. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here