Stisipol dan UNS Sosialisasi Penyusunan Perdes

0
204
PESERTA sosialisasi penyusunan Perdes tengah memperhatikan penyampaian materi oleh oleh mahasiswa KKN Stisipol Raja Haji Tanjungpinang dan kampus UNS asal Surakarta. f-istimewa

ANAMBAS – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, turut serta dalam penyusunan draf Peraturan Desa (Perdes).

Kegiatan itu berlangsung di Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (5/8) di Balai Desa Landak.

Kegiatan sosialisasi penyususan Perdes tersebut, mahasiswa Stisipol Rja Haji berkolaborasi dengan Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Salah satu mahasiswa kelompok KKN Desa Landak, Riky Fernando menjelaskan, sosialisasi penyusunan Perdes itu disampaikan oleh Dea Meridilesty dari Prodi Ilmu Pemerintahan Stisipol Raja Haji.

Berikutnya, pemateri sosialisasi dari kampus UNS Surakarta oleh Alfan Prahasta Adisatya dari Prodi Hukum UNS.

”Sosialisasi ini bertujuan, untuk saling berbagi informasi terkait dengan mekanisme penyusunan Perdes, yang bertolak dari UU Nomor 12 tahun 2011. Tentang pembentukan peraturan perundang-undangan,” ungkap Tilek’s, sapaan akrab Riky Fernando, kemarin.

Selain itu, juga terdapat UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 111 Tahun 2014 Tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa.

Pelaksanaan kegiatan tersebut, dihadiri oleh kepala desa beserta perangkat Desa Landak, Badan Permusyawaratan Desa Landak, Babinkamtibmas dan perwakilan dari masyarakat Desa Landak.

Dengan mengikuti kegiatan ini, lanjut Tilek’s, mahasiswa akan memahami bagaimana memahami dan mengevaluasi rancangan Perdes tersebut.

Selain itu, untuk menilai dan mengkaji rancangan Perdes yang dimaksud.

Terlebih, mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan Stisipol Raja Haji Tanjungpinang juga mempelajari tata pemerintahan.

Tilek’s menambahkan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan wujud dari Demokrasi di tingkat Otonomi Desa.

Selain itu, BPD berfungsi menetapkan Perdes bersama Kepala Desa untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat dan menjalankan fungsinya sebagai jembatan penghubung antara kepala dengan masyarakat desa.

Kegiatan sosialisasi itu berlangsung lancar, dan kedua kampus yang melaksanakan KKN baik Stisipol Raja Haji dan UNS terus menggelar program unggulan di masing-masing lokasi KKN. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here