Stisipol Siapkan Pertukaran Mahasiswa dengan Malaysia

0
565
Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka S Sos MPM (kanan berkacamata) saat menandatangani MoA dengan pihak Kampus UniSZA Malaysia, belum lama ini. F-ISTIMEWA/humas stisipol

TANJUNGPINANG – Sekolah Tinggi Ilmus Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang akan mempersiapkan program pertukaran mahasiswa untuk tahun ajaran 2018/2019 dengan Kampus Universiti Sultan Zainal Abidin di Malaysia.

Pertukaran mahasiswa itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama kedua perguruan tinggi tersebut yang disepakati pada tahun 2017 lalu. Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka S Sos MPM menyebutkan, pihaknya sebelum melaksanakan program tersebut akan membahasnya terlebih dahulu di internal kampus Stisipol Raja Haji Kota Tanjungpinang.

”Kami akan membahas terkait kurikulum yang akan diikuti masing-masing mahasiswa, baik dari Universiti Sultan Zainal Abidin dan Stisipol Raja Haji. Sehingga, apa saja mata kuliah yang akan dipelajari dan bisa dikonversi di Kampus Stisipol Raja Haji begitu juga sebaliknya,” kata Endri Sanopaka, Kamis (1/2).

Endri menambahkan, pihaknya dan Kampus Universiti Sultan Zainal Bidin akan mengirimkan masing-masing 5 orang mahasiswa. Ia menyebutkan, pemilihan kategori lima mahasiswa-mahasiswi yang akan mengikuti program tersebut seperti apa penilaiannya apakah prestasi atau kriteria lainnya nanti akan ditetapkan. Sehingga, mahasiswa yang akan dikirim benar-benar bisa mengikuti program tersebut karena benar-benar terpilih.

”Dengan pertukaran mahasiswa, maka akan terjadi sebuah proses pengembangan pengetahuan dan wawasan mahasiswa. Tentunya menjadi sebuah kolaborasi akademik, di saat persaingan global. Maka paling tidak Stisipol Raja Haji dapat mensejajarkan diri sebagai salah satu kampus yang berada di komunitas pergaulan akademik internasional,” jelas Endri.

Selain itu, letak geografis Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berada paling depan dengan negara-negara ASEAN perlu saling bertukar mahasiswa dan saling mengunjungi.

Maka, pengembangan kerja sama antarkampus dengan negara-negara seperti Malaysia, Singapura bahkan Thailand harus dijalin. ”Di samping itu tentunya akan terjadi sebuah pemahaman tentang historis dan budaya negeri serumpun, yang saat ini hanya dipisahkan oleh teritori administratif bernama negara saja,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Endri, Stisipol Raja Haji melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan UniSZa Malaysia pada Desember tahun 2015 lalu. Setelah itu, dilanjutkan dengan kesepakatan kerja sama melalui Memorandum of Agreement (MoA) pada Agustus 2017.

Belum lama ini, Stisipol Raja Haji juga mengirimkan seorang mahasiswi untuk mengikuti untuk mengikuti kuliah Short Program di i-Shou University Taiwan pada Desember tahun 2017 lalu. Mahasiswi tersebut bernama Maemona Latifah, dari Prodi Sosiologi semester 7. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here