Stok Beras Batam Menipis

0
462
WALI KOTA Batam Rudi saat menyerahkan beras murah kepada warga Bulang, baru-baru ini. F-martua/tanjungpinang pos

Wawako Minta Impor ke DPR RI

BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengadu ke Komisi VI DPR RI agar membantu mendorong pemerintah pusat membuka impor beras ke Batam.

Dikhawatirkan, Batam akan mengalami kelangkaan beras, karena keterbatasan stok. Sementara mendatangkan beras dari Cipinang, harga tetap tinggi, karena biaya transportasi. Namun DPR RI mengingatkan, agar impor beras bukan permainan rente.

Amsakar Achmad mengatakan, stok beras di Batam mulai menipis dan dikhawatirkan akan berdampak pada harga semakin tinggi ke depan, khususnya beras medium.

Baca Juga :  Amsakar Ajak Alumni Gontor Bangun Ekonomi

”Salah satu cara penanggulangan, buka keran impor, agar harga stabil. Kami minta DPR membantu agar pusat membuka impor ini,” harapnya, Kamis (8/2).

Menurutnya, walau keran impor beras dibuka dengan satu pintu ke Pulau Jawa, dinilai tidak membantu Batam. Alasannya, harga beras tetap tinggi karena dipengaruhi biaya transport dari Cipinang ke Batam.

”Banyak pedagang angkut beras dari Cipinang. Sedangkan cuaca semakin buruk. Biaya transportasi akan membuat harga beras Batam tetap tinggi, di atas HET (Harga Eceran Tertinggi),” bebernya.

Baca Juga :  Pemko Bangun SPAM Rp 21,3 M

Karena itu, pihaknya meminta agar keran impor dibuka. Pemko sendiri diakui akan menjaga dan memonitoring harga dan penyaluran di pasar. Pihaknya juga akan membahas terkait langkah dalam penanganan harga beras di Batam bersama TPID (Tim Penanganan Inflasi Daerah) Batam. ”Kami akan monitor terus soal beras, tapi harapan kami import tetap dibuka,” harapnya.

Sementara Ketua Komisi VI DPR RI, Teguh Juwarno mengungkapkan secara umum terkait beras impor. Namun dari pernyataan yang disampaikan, terbesit dukungan untuk Batam.
Dimana, untuk kebijakan impor beras saat ini dilakukan pemerintah pusat, pihaknya memahami. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here