Stok Ikan Menipis di Tempat Pelelangan

0
282
KOTAK ikan banyak kosong di TPI SKPT Selat Lampa Natuna akibat stok menipis. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

Gelombang Laut Tantangan Terbesar Nelayan Natuna

Ikan di laut Natuna berlimpah-limpah. Meski demikian, harga ikan bukannya murah. Stok ikan pun terbatas juga terlebih saat angin kencang yang menyebabkan nelayan takut melaut.

KABUPATEN NATUNA – Angin kencang disertai gelombang tinggi di lautan membuat stok ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) SKPT Selat Lampa menipis. Hal itu karena banyak nelayan lebih memilih tak melaut seraya menunggu cuaca membaik.

Menipisnya stok tersebut berpengaruh juga pada keberadaan ikan di Pasar Ranai. Hampir semua pedagang menjual ikan tongkol dengan harga lebih tinggi. ”Mungkin karena tidak ada nelayan yang melaut, lantaran angin kencang dan gelombang tinggi. Makanya harga ikan mahal,” ujar Dedi pedagang ikan di Pasar Ranai, Minggu (12/8).

Dikatakannya, sudah hampir sepekan ini ikan tongkol mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Untuk satu ekor ukuran sedang dihargai sekitar Rp 70 ribu, sedangkan yang besar dihargai Rp 100 ribu.”Nelayan yang biasa mengantar ke Pasar Ikan Ranai hanya sedikit dan itupun mereka menjual dengan harga lebih tinggi. Kita saja ambil dari nelayan satu ekor seharga Rp65 ribu jadi kita jual Rp70 ribu,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Prisu seorang pekerja di Pelelangan Ikan SKPT, bahwa sudah beberapa hari ini komoditi ikan jenis tongkol belum ada masuk. ”Udah berapa hari ini stok ikan tongkol di cold storage mengalami kekosongan. Stok yang biasa dijual para nelayan, tidak junjung datang,” jelasnya.

Prisu menjelaskan, kondisi ini dikarenakan angin kencang dan gelombang tinggi yang membuat para nelayan enggan untuk melaut. ”Sebelumnya sekitar dua bulan lalu, ikan tongkol yang masuk ke sini banyak sekitar 35 ton. Sekarang sangat sepi sekali ikan yang masuk,” ucapnya.

Ia juga berharap, mudah-mudahan cuaca di Natuna bisa kembali normal sehingga stok ikan bisa kembali lancar tanpa ada kendala di lapangan.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here