Stok Pangan hingga Lebaran Aman

0
141
SEKDA Batam Jefridin bersama Kepala BI Kepri saat sidak Pasar Tos 300 dan Sagulung, Senin lalu. f-humas/tanjungpinang pos
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengungkapkan, saat ini hingga Ramadhan dan Lebaran, stok pangan di Batam masih aman.

BATAM – Kondisi itu sudah disampaikan dalam rapat koordinasi masalah ketersediaan sembako menjelang Ramadhan dan Lebaran Se-Indonesia, Rabu (20/3) dengan Kementerian Perdagangan di Bandung.

Menurut Amsakar, untuk Batam, stok pangan aman, walau ada beberapa komoditas sayuran yang dipengaruhi musim. ”Pangan aman. 20 komoditas strategis di Batam, sudah dibahas, stok tidak ada masalah,” ungkap Amsakar, kemarin.

Hanya saja, untuk cabe dan jenis sayuran, perlu dicermati hingga Lebaran. Hal ini perlu perhatian, karena kondisinya hampir sama di seluruh Indonesia. ”Tapi ini seluruh Indonesia seperti itu, karena tergantung musim. Jadi pas rapat, ada daerah minta berbagi. Ini lebih pada holtikultura, seperti cabe dan sayur sayuran,” jelasnya.

Sebelum rapat dengan Kemendag, Amsakar mengaku sudah membahas dan mempelajari kondisi pangan di Batam.

”Kalau Batam, semua sudah dibahas dan pelajari. Sudah tersedia stok dan berlebih malah. Makanya saya sampaikan ke pusat, tidak ada masalah,” sambung mantan Kadisperindag ini.

Menurutnya, untuk membantu masyarakat, Pemko juga akan membantu melalui bajar sembako murah, sebelum Lebaran. Kegiatan itu tidak hanya digelar Pemko Batam, namun juga oleh bersama mitra mereka.

”Kita juga akan gelar bajar sembako, dan sembako murah dari TPID. Tapi Kemendag setidaknya ada pengaruh di Batam, Januari dan Februari, kenaikan harga tiket dan barang. Tapi kurvanya sudah normal sekarang,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis mengatakan, untuk holtikultura perlu keteraturan pola tanam.

Keadaan ini membuat harga bayam anjlok, dan petani di Tembesi, Sagulung membuang bayam hasil pertaniannya.

”Kita mendorong petani bergabung di koperasi supaya lebih aman. Di Koperasi, petani si A tanam komoditi tertentu dan si B tanam yang lain, sehingga menguntungkan petani dan warga,” harap Amsakar.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here