Stok Sembako Masih Terkendala Pelabuhan

0
369
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat meninjau kapal pembawa sembako di Karimun, pekan lalu. f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta kerja sama semua pihak untuk menjaga ketersediaan sembako menjelang Ramadan Mei dan Lebaran Juni nanti. Ketersediaan sembako diyakini akan menjaga harga yang stabil dan tidak melonjak tinggi.

”Kebutuhan akan meningkat apalagi momen bulan Ramadan. Itu yang harus kita antisipasi,” kata Nurdin di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (10/4) petang.

Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) OPD di lingkungan Pemprov Kepri diminta Nurdin untuk menjalankan fungsinya dengan maksimal. Menurut Nurdin, antisipasi dari awal lebih baik daripada sibuk saat masyarakat sudah menjerit.

Nurdin sendiri dalam berbagai kesempatan ke daerah selalu mengecek ketersediaan sembako. Seperti pekan lalu dia meninjau gudang penyimpanan bahan pokok dan makanan lainnya milik PT. Robinson Citra Mandiri di Tanjungbatu, Kundur.

Gubernur langsung masuk ke gudang melihat para pekerja sedang mengemas dan merapikan bahan pokok dan makanan tersebut sembari berbincang menanyai apa kendala yang terjadi belakangan ini.

Pemilik PT. Robinson sendiri Keng Tie mengatakan, selama ini ketersediaan kebutuhan pokok yang ia suplai tetap dalam kondisi yang aman namun hanya terkendala arus barang dari pelabuhan. ”Di pelabuhan belum lancar Pak Gubernur, bisa antre sampai satu minggu,” kata Keng.

Mendapat informasi tersebut Nurdin langsung menuju ke pelabuhan bongkar muat barang untuk melihat langsung keadaan di sana seperti apa.

Di sana Nurdin berbincang kepada salah satu pekerja yakni Rahman yang mengatakan kendala keterlambatan tersebut dikarenakan pendeknya ponton pelabuhan yang mengakibatkan antrean kapal menjadi panjang.

Antrean tersebut dikarenakan saat bongkar muat barang jumlahnya tidak sedikit bisa mencapai 1.000 ton di dalam 1 kapal tersebut. ”Jenis barang beragam sebagian besar kebutuhan pokok, datang dari Jakarta, Medan dan sekitarnya,” ujar Rahman menjelaskan.

Mendengar keluhan dan masukan tersebut, Gubernur langsung berdiskusi bersama Kadis Pekerjaan Umum Pemprov Kepri Abu Bakar dan Kadis Perhubungan Jamhur Ismail untuk menindaklanjuti hal itu. ”Kita segera cari solusi agar permasalahan keterlambatan arus barang tersebut dapat diatasi,” kata Nurdin.

Karena itulah, Nurdin membangun Pelantar I-II Tanjungpinang agar dermaganya makin panjang. Sehingga antrean kapal tidak terlalu lama. Barang pun cepat sampai di pasar dan harganya bisa ditekan. Karena, semakin lama waktu bongkar, harga barang makin mahal. Hal itu karena harus dihitung gaji pekerja dan biaya kapal. (mas/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here