Subang Mas Jadi Sentra Pertanian

0
607
Warga Nongsa, Batam saat panen dari kebun kangkung beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Persiapan sentra pertanian di Pulau Subang Mas terus dilakukan. Rencananya, Juli ini atau paling lambat awal Agustus mendatang tim akan melakukan verifikasi surat-surat klaim dari warga yang tinggal di pulau yang posisinya berdekatan dengan jembatan 4 Barelang ini sekaligus pengukuran lahan. Diperkirakan, lahan yang bisa digunakan untuk pertanian sekitar 400 hektar. Setelah itu baru akan ditentukan, apakah lahan dikelola bersama pemerintah atau sistem ganti rugi.

Demikian disampaikan kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Batam Mardanis, terkait dengan rencana mereka mengembangkan Subang Mas untuk sentra pertanian Batam. ”Kami lakukan beriringan (verifikasi surat dan ukur tanah). Nanti akan ketahuan berapa lahan yang dimiliki setiap warga,” katanya.

Baca Juga :  Pengerjaan Pipa IPAL Dievaluasi

Menurutnya, kelak saat verifikasi warga diharuskan bisa menunjukan surat terkait tanah tersebut. Di dalam surat biasanya akan tertera nama saksi-saksi. ”Kalau tidak ada nama-nama saksi dalam surat, apalagi suratnya yang tidaka da tidak bisa kita akui,” imbuhnya.

Diungkapkan, data DKPP Batam, jumlah Kepala Keluarga (KK) di Subang Mas sebanyak 50 KK dengan luasan kepemilikan lahan yang beragam? dari dua hektar hingga 10 hektar, total luas lahan di pulau tersebut? sebanyak 400 hektar. Setelah verifikasi kelak akan direncsanakan negosiasi dengan warga apakah kelak akan menggunakan sistem ganti rugi? sehingga tanah sepenuhnya milik Pemko Batam atau sistem kerjasama.

Baca Juga :  BLUD Puskesmas Bisa Rekrut Dokter Spesialis

”Tim kami berharap cenderung ganti, sehingga enak kita desainnya? karena sudah milik pemko tanahnya. Sentra pertanian ini penting karena kebutuhan pangan di Batam bertambah terus sementara daerah ini bukan daerah penghasil,” paparnya.

Jika kesepakatan ganti rugi, Mardanis mengatakan lembaga resmi yang akan mengukur tanah dan menghitung tanaman sebagai dasar ganti rugi. Untuk diketahui, selain pulau Subang Mas, Pemko Batam juga tengah menyiapkan sentra pertanian serupa di Pulau Kenon yang memiliki luas wilayah sekitar 500 hektar. Namun Mardanis mengatakan, pihaknya kini fokus dulu mempersiapkan Pulau Subang Mas terlebih dahulu. ”Kami persiapkan bertahap, disesuaiakan dengan kemampuan,” ucap dia.

Baca Juga :  PMA Cina Berdatangan ke Batam

Sebelumnya, Wali Kota Batam HM Rudi mengungkapkan persiapan sentra pertanian di Pulau Subang Mas masih terkendala lahan. Di lapangan, ada warga yang mengaku sebagai pemilik lahan tersebut. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here