Subsidi Daging Segar Perlu Ada Dasar Hukum

0
556
TULANG SAPI: Pedagang daging sapi di Bintancenter memasukkan tulang-tulang sapi ke dalam kantong untuk pembeli. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Wali Kota (Wako) Tanjungpinang, H Lis Darmansyah menuturkan perlu ada dasar hukum agar Pemko bisa memberikan subsidi bagi pedagang daging sapi. Sebelumnya, pedagang daging sapi Bintancenter (Bincen), Tamrin kepada Tanjungpinang Pos menyampaikan beberapa solusi agar harga daging tetap stabil.

Diantaranya Pemko Tanjungpinang mau memberikan subsidi kepada penjual daging sapi.
Subsidi daging sapi segar yang dimintanya yaitu sekitar Rp 5 juta. Kalau pemerintah sudah memberikan subsidi, Tamrin berani memastikan harga daging sapi segar tidak bakalan naik di momen Idul Fitri seperti ini.

”Kita tidak sembarangan untuk memberikan subsidi begitu saja. Sedangkan subsidi listrik saja di cabut. Ini malah minta subsidi daging sapi segar pulak,” tutur Lis, Selasa (20/6). Intinya, lanjut politisi PDI Perjuangan Provinsi Kepri ini, pemerintah daerah sudah berupayah membantu para pedagang yang berjualan daging sapi segar. Yaitu memberikan fasilitas agar kapal membawa sapi bisa masuk ke Tanjungpinang. Pada saat itu, kapal yang membawa sapi tidak bisa beroperasi atau jalan dikarenakan ada persyaratan yang tidak bisa dipenuhi.
Maka, pemko dengan sigap mencoba menfasilitasi atau melakukan komunikasi.

”Pemerintah berupaya membantu. Alhamdulillah, sekarang kapal itu sudah bisa jalan dan bawa sapi hingga ke Tanjungpinang,” ucap dia. Ia hanya mengingatkan saja, pedagang jangan seenaknya untuk menaikkan harga daging sapi terutama pada momen Lebaran ini.

Sebelumnya, para pedagang kepada Pemko Tanjungpinang melalui pertemuan bersama dirinya, berjanji tidak akan menjual diatas harga tahun sebelumnya yaitu sekitar Rp 160 ribu per kilonya. Jadi jika kini diharga Rp 155 ribu masih bisa di toleransi. Jika diatas itu berarti melanggar kesepakatan bersama.

”Harga daging sapi Rp 155 ribu per kg masih wajar lah,” terang Lis. Kalau lebih dari Rp 155 ribu per kg, tegas dia, maka pemerintah akan mengambil ahli mengatasi kenaikan daging sapi segar di pasar tradisional Tanjungpinang. Mulai di Pasar Baru, Kota Lama Tanjungpinang maupun Pasar Bestari Bincen.

Caranya, pemerintah akan langsung men-suplay daging sapi segar melalui Badan usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang. Karena pemerintah memiliki sekitaran 100 ekor sapi berada di kandang. ”Kita akan sembelih 100 ekor sapi itu jika pedagang menaikkan diatas harga yang ditetapkan bersama dalam rapat sebelumnya,” ungkapnya tegas.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here