Sudah Hebat Bisa Bobol Persija

0
172
TIGA pemain 757 Kepri Jaya FC berusaha maksimal merebut bola dari kaki pemain asing yang diturunkan Persija, pada laga leg pertama di stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jakarta, Rabu (23/1) petang lalu. f-istimewa/pemprov
Peluang 757 Kepri Jaya FC sangat tipis, untuk lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia musim 2018. Namun, penampilan skuat 757 Kepri Jaya di bawah asuhan pelatih Regi Yonathan sudah hebat, mampu membobol 2 gol ke gawang Persija Jakarta, juara bertahan Liga 1 Indonesia musim 2018.

TANJUNGPINANG – TAK sedikit pecinta sepak bola di Kepri yang merasa sedih, ketika 757 Kepri Jaya FC kalah telak, saat bertandang ke markas Persija Jakarta, pada laga leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, Rabu (23/1) petang lalu. Ada pula yang kecewa dan meremehkan kualitas Nanang dan kawan-kawan.

Tapi, di mata pembina SSB Erdeka Muda Ade Adran Syahlan, justru penampilan 757 Kepri Jaya FC sudah maksimal dan hebat.

”Head to head, jelas pemain 757 Kepri Jaya FC jauh di bawah level Persija,” kata Ade, Kamis (24/1) kemarin.

Skuat 757 Kepri Jaya FC rata-rata berusia 23 tahun, hanya beberapa pemain senior. Kemudian, pemain tim sepak bola asal Provinsi Kepri ini, merupakan kelas amatir. Karena, 757 Kepri Jaya FC masih di kasta Liga 3 Indonesia. Kemudian, laga leg pertama Rabu lalu, digelar di depan ribuan suporter Persija (jekmania).

”Persija menurunkan empat pemain asing yang sudah profesional. Selain itu, beberapa pemain timnas Indonesia juga diturunkan pelatih Ivan Kolev. Meski demikian, tim 757 Kepri mampu membobol 2 kali gawang Persija. Itu kan sudah hebat,” puji Ade.

”Kita punya kesempatan saat laga kandang. Karena, tanggal 4 sampai dengan 5 Februari, Persija akan menjalani laga kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) 2019 di Singapura. Mereka bakal menurunkan lapis kedua, saat bertanding di Citramas, Batam nanti,” sambungnya.

Ketua Harian 757 Kepri Jaya FC Ihsan mengakui keunggulan Persija, saat timnya kalah dengan skor 2-8. Menurut Ihsan, 757 Kepri Jaya FC di level Liga 3, tentu jauh kalah kelas dibandingkan Persija di kasta Liga 1. Saat bertanding, Persija menurunkan empat pemain asing. Yaitu Vinicius Lopes Laurindo, Bruno Matos, Jahongir Abdumuminov dan Marko Simic.

Selain itu, beberapa pemain tim nasional Indonesia, juga diturunkan Persija. Seperti Ismed Sofyan, Maman Abdurahman, Riko Simanjuntak, Rizki Ramdani Lestaluhu dan Bambang Pamungkas.

”Mereka turun dengan full team, empat pemain asing plus pemain timnas. Tapi, pemain kita bisa mencetak gol. Kami akan bermain maksimal kembali, saat menjadi tuan rumah, Kamis (31/1) pekan depan,” kata Ihsan. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here