Sudah Terjual 404 Unit

0
557
Ground Breaking: Gubernur Kepri Nurdin Basirun menabuh gong saat Ground Breaking Apartemen Subsidi.

Ground Breaking Apartemen Subsidi

BATAM – Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun melakukan ground breaking apartemen? subsidi pertama di Batam. Kehadiran Nurdin merupakan yang kedua kali, setelah hadir pada soft launching beberapa bulan lalu.  Hingga saat ini, dari 498 unit apartemen yang akan dibangun dalam dua tahun ini sudah terjual 404 unit. Sementara pembiayaan pembangunan di-backup sepenuhnya BPN.

Grand Launching sendiri berlangsung, Rabu (6/9) dilokasi proyek, Batam Centre, Batam. Hadir pada kesempatan itu, selain Nurdin Basiurn juga Komisaris Utama apartemen Puri Khayangan, Soerya Respationo, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak dan lainnya. Penjualan sekarang diakui sudah diatas 40 persen dari yang disyaratkan BTN untuk membiayai pembangunan. ”Sekarang, sudah terjual 68 persen. Melampaui persyaratan dari TN sebagai mitra Kinarta Rekayasa,” ungkap Direktur Utama PT Kinarya Rekayasa, Sulistyana.

Diakui, secara fisik, pembangunan akan berjalan selama 18 bulan. Sementara enam bulan akan dipakai untuk menyelesaikan segala urusan administrasi di Batam. Sehingga, ditargetkan tuntas semua selama 24 bulan atau dua tahun. Sulis berharap dukungan semua pihak dalam mendukung pembangunan, termaksud Pemprov Kepri. ”Terima kasih pak Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Dua kali sudah datang. Ini apartemen subsidi pertama di Bata. Karena kehadiran Gubernur yang dua kali kesini, penjualan cepat berjalan. Dalam marketing kami, ini sangat baik,” katanya.

Sementara Komisaris Utama Kinarya yang membangun Puri Khayangan Residence, Soerya Respationo berpesan, manajemen jangan sampai mengecewakan konsumen. Target penyelesaian pembangunan juga diminta tidak sampai molor. ”Sertifikasi juga harus tepat waktu. Jangan konsumen dikecewakan. Kita nanti harus mengembalikan ke BTN dengan baik,” pesannya.

Menurut Soerya, setelah apartemen selesai dibangun, pihaknya akan membangun dua apartemen lain lagi di Batamcenter. ”Kalau ini gagal, pembangunan apartemen yang lain akan molor. BTN juga tidak akan membantu lagi nanti. Tapi semoga BTN tidak kecewa membantu kami,” harap Soerya.

Soerya juga meminta bantuan Gubernur Nurdin Basirun untuk membantu infrastruktur jalan. Permintaan disampaikan ke Gubernur, karena jalan karena juga bermanfaat untuk warga sekitar. ”Ini karena ada warga perumahan disekitar ini juga,” pinta Soerya.

Kepala BTN Batam, Ali Irfan yang hadir pada kesempatan itu, mengungkapkan, Puri Khayangan 100 persen akan dibiayai BTN. Bantuan akan diberikan mulai kontruksi. ”Biasanya, minimal 40 persen terbangun, baru BTN membiayai. Tapi karena ini apartemen subsidi pertama di Batam, menjadi bagian 1 juta rumah murah di Indonesia. Kami akan bantu dari awal,” sambungnya.

Sementara Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengapresiasi pembangunan apartemen subsidi itu. Apa lagi penyediaan apartemen itu dilakukan perusahaan lokal. ”Kami dukung, karena kita tahu, pemerintah harus memberdayakan semua potensi elemen masyarakat. Ini inovasi saat ekonomi dikatakan sulita,” sambungnya.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here