Suket Tak Berlaku di Pemilu 2019

0
521
Suasana pelayanan di Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang berada di Jalan Kijang Lama, Km 7 Tanjungpinang.f-andri/tanjungpinang pos

MBS Yth. Dukcapil Kota & DPRD Kota Tanjungpinang. Saat Pemilu 2019 Suket tidak berlaku lagi, jadi Dukcapil harus membuat Service Level untuk pembuatan KTP-el dari mulai rekam hingga jadi. Dan DPRD juga harus gunakan fungsi Kontrol dan Pengawasan jangan seperti saat ini saling menyalahkan.

Masyarakat juga tidak bingung dengan kondisi seperti ini karena pasti berulang jika ada Pilkada, Pileg dan Pemilu. Dukcapil berapa hari KTP-el bisa jadi dari mulai rekam sampai selesai dan bisa diambil ???
08117776750

TANGGAPAN:
Penggunaan surat keterangan (suket) tidak berlaku lagi untuk pemilu di tahun depan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang terus menyasar pemilih pemula untuk melakukan perekaman KTP-el. Sistem jemput bola pun dilakukan dengan mengunjungi SMA/SMK dan kampus yang ada di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Kawasan Pelabuhan Batam

Rencananya, Disdukcapil Kota Tanjungpinang akan menerapkan sistem jemput bola perekaman KTP-el di kampus Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, STAI Miftahul ‘Ulum, UMRAH, STIE dan kampus lainnya berada di wilayah Kota Tanjungpinang.

Selain jemput bola, pelayanan rekaman KTP-el tetap dilakukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Kantor Camat Tanjungpinang Barat, setiap jam kerja.

Jemput bola untuk rekaman KTP-el ke sekolah maupun kampus mulai Kamis (27/12) mendatang. Disdukcapil akan menempatkan alat perakam KTP-el di sekolah maupun kampus saat jam kerja secara mobile.

Pelayanan jemput bola tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan terhadap masyarakat agar memiliki identitas kependudukan. Karena, hingga kemarin, masih ada 5 ribu warga Tanjungpinang belum melakukan perekaman KTP-el.

Baca Juga :  Tolong Perhatikan Dunia Pendidikan

Di antaranya, pemilih pemula ada 3.000 yang berumur 17 tahun pada 17 April 2019. Ada 1.000 masyarakat sudah berumur 23 tahun ke atas tapi belum melakukan rekaman KTP-el. Masih ada 1000 warga memiliki KTP SIAK tapi mereka belum mau mengantikan KTP menjadi KTP-el.

Masih ada 3 ribu blangko KTP tersedia. Bila data-data masyarakat lengkap, satu atau dua hari KTP-el sudah siap dan sudah bisa diambil. Namun, untuk sementara rekaman belum bisa dilakukan karena masih menunggu server yang kena petir, beberapa hari lalu, kembali di pasang oleh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Namun, bila blangko habis, pemerintah kembali mengusulkan penambahan blangko ke Ditjen Dukcapil. Secara umum, stok blangko di pusat mencukupi.

Baca Juga :  Program BUMD Harus Andal

Bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP-el, sampai akhir Desember ini, bisa saja warga kehilangan hak pilihnya pemilu mendatang. Bagi warga yang sudah berumur 23 tahun, tapi belum melakukan rekaman KTP-el, segera melakukan rekaman. Bila sampai akhir Desember ini, belum juga melakukan rekaman, maka nomor induk kependudukan (NIK) akan diblokir oleh pemerintah pusat.

Bila NIK diblokir oleh pemerintah pusat, otomatis kartu indentitas yang kita miliki tidak bisa lagi digunakan untuk mengurus administrasi di bank, imigrasi atau pelayanan publik lainnya. Karena, secara sistem NIK yang dimiliki masyarakat terblokir. (bas)

Irianto
Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang,

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here