Sukses di 2018, Universitas Putra Batam Kembali Dapat Hibah PKM

0
184
SUHARDI dan masyarakat Pulau Setokok Batam foto bersama. f-istimewa

BATAM – Universitas Putra Batam sukses mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tanggal 12-19 Agustus tahun 2018 lalu dengan tema ‘Pengenalan Kewirausahaan Masyarakat Pesisir’ di Pulau Setokok.

Atas saran dan pendapat dari warga setempat di Pulau Setokok sebagai daerah binaan pada saat itu, masyarakat mengharapkan adanya kesinambungan dalam hal pembinaan dan penyuluhan yang diberikan kepada mereka.

Maka di tahun 2019 ini, lagi-lagi dosen Universitas Putera Batam Dr. Suhardi, S.E., M.M bersama dosen Universitas Universal Ade Kurniawan, S.T., M.Kom CHFI kembali hadir di Pulau Setokok melakukan PKM melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pesisir Pulau Setokok Menuju Desa Mandiri dengan mitra pertama adalah Ketua RT 01 RW 02, M. Centung dan mitra kedua adalah Ketua RT 01 RW 01 Amigus Arif.

Suhardi mengatakan, program kemitraan masyarakat ini dikemas dalam bentuk penyuluhan dan pembinaan. Lalu peserta diberikan pemahaman-pemahaman mengenai berbagai macam materi.

”Diantaranya, pengenalan tentang koperasi dan melihat koperasi yang sukses, kearifan lokal, dan diberi pendamping bagaimana membuat dan membentuk koperasi nelayan, serta pemberian materi mengenai sosial media marketing,” jelasnya.

Kegiatan ini dibantu juga dua orang mahasiswa Universitas Putera Batam, yaitu Erma Yunita (Jurusan Manajemen) dan Agung Bara Muli (Jurusan Teknik Industri).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terselenggara berkat bantuan hibah dari Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPRM) Kemenristekdikti tahun anggaran 2019.

Sekilas tentang sejarah Universitas Putera Batam, awalnya adalah sebuah Lembaga Pendidikan Komputer dan Bahasa Inggris yang berdiri pada tahun 1992 dengan nama Lembaga Pendidikan Putera Batam.

Berkat Landasan yang kuat, visi yang jelas serta dedikasi yang berkesinambungan, maka lembaga pendidikan ini terus berkembang.

Pada tahun 2002, berkat dukungan dari masyarakat Kota Batam serta banyaknya peminat dan pesatnya perkembangan komputer dan Bahasa Inggris, maka Lembaga Pendidikan Putera Batam ini memulai era baru menjadi Akademi Bahasa Asing (ABA) Putera Batam guna memenuhi tuntutan masyarakat akan pendidikan tinggi di bidang komputer. Pada tahun 2008, ABA Putera Batam berubah menjadi Universitas Putera Batam yang menyelenggarakan beragai program studi. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here