Sumbangan Kampanye Jokowi Rp315 Juta

0
69
Sumbangan dana kampanye capres Jokowi dan Ma’ruf Amin di wilayah Provinsi Kepri sampai dengan 2 Januari hanya Rp315 juta. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi Rp112 juta.

TANJUNGPINANG – Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menerima Laporan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK), peserta Pemilihan Umum (Pemilu) masih bisa menerima Sumbangan Dana Kampanye (SDK). Baik itu SDK berasal dari perseorangan maupun kelompok.

Hal ini disampaikan Devisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Widiyono Agung kepada Tanjungpinang Pos di Kantor KPU Provinsi Kepri beralamat Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Rabu (2/1).

Untuk Partai Politik (parpol) dan tim pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, masing-masing menerima SDK bersumber per seorangan maksimal Rp 2,5 miliar.

Sedangkan calon anggota DPD RI Provinsi Kepri hanya boleh menerima SDK, yang bersumber dari per seorangan maksimal Rp 750 juta.

Kemudian, parpol dan tim pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, masing-masing menerima SDK yang bersumber dari kelompok sebesar Rp 25 miliar. Untuk calon Anggota DPD RI perwakilan Provinsi Kepri hanya menerima SDK bersumber dari kelompok maksimal sebesar Rp 1,5 miliar.

Tapi, peserta Pemilu tidak boleh menerima SDK dari orang asing, pengusaha asing, BUMD, BUMN, Bumdes hingga pencucian uang. Karena ada sanksi buat yang kasih dan penerima SDK.

”Peserta pemilu menerima SDK berakhir pada tanggal 13 Maret 2019,” ucap dia.

Pantauan awak media di Kantor KPU Provinsi Kepri, baru empat calon anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI yang menyerahkan LPSDK ke KPU Provinsi Kepri.

Mulai dari calon Anggota DPD RI, Dharma Setiawan telah menyerahkan LPSDK sebesar Rp 144.300.000. Penyerahan LPSDK yang dilakukan LO Dharma Setiawan sekitar pukul 09.40WIB.

Kemudian disusul dengan calon anggota DPD RI, Mustofa Widjaya menyerahkan LPSDK sekitar pukul 09.55 WIB melalui LO sebesar Rp 200 juta. Sekitar pukul 10.00 WIB, calon anggota DPD, Alfin melalui LO menyerahkan LPSDK sebesar Rp 22 juta, dan Surya Makmur Nasution menyerahkan LPSDK sebesar Rp 82 juta.

”SDK yang mereka terima calon anggota DPD RI bersumber per seorangan,” terang dia.

Sedangkan tim kampanye calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu (1) menyerahkan LPSDK sebesar Rp 315 juta. Untuk tim kampanye calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua (2) menyerahkan LPSDK sebesar Rp 112 juta.

Informasi yang diterima awak media ini, baru sembilan parpol yang sudah menyerahkan LPSDK. Yakni mulai dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Beringin Karya (Berkarya), Partai Amanat Nasional (PAN), partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Sedangkan calon anggota DPD RI yang kembali menyusul menyerahkan LPSDK, Sukri Farial, Ria Saptarika, Hardi S Hood, M Syahrial, Richard Hamonangan Pasaribu dan Sabar Pandapotan Hasibuan. Sampai pukul 18.00, Perindo dan PKPI tidak serahkan LPSDK karena ada masalah.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here