Sungai Lepan Ditimbun Buat Pelabuhan Ilegal

0
362
Agus Wibowo

BINTAN – PIMPINAN dan anggota DPRD Kabupaten meradang, ketika menemukan aktivitas penimbunan anak sungai Lepan, di daerah Tanjunguban Selatan, Selasa (31/10) lalu. Diduga, penimbunan anak sungai Lepan tanpa izin itu, untuk membuat pelabuhan ilegal pengiriman bijih tambang.

”Saya dan tim Komisi I DPRD yang turun bersama Pak Bupati, dan tim Satpol PP Bintan. Kita temukan aktivitas penimbunan anak sungai Lepan itu,” kata Agus Wibowo, Wakil Ketua DPRD Bintan, Jumat (3/11) kemarin.

Agus Wibowo menerangkan, awalnya DPRD Bintan menerima laporan dari perangkat RT, mengenai aktivitas penimbunan anak sungai Lepan itu. Penimbunan anak sungai tanpa izin itu sepertinya untuk membuat pelabuhan jetty, guna loading bijih tambang. Atas laporan itu, pimpinan DPRD dan Komisi I memberitahukan kepada Bupati Bintan dan Satpol PP Bintan. ”Kami langsung cek ke lokasi. Benar, ada aktivitas itu,” ujarnya.

DPRD Bintan belum bisa memastikan, penimbunan buat pembangunan pelabuhan ilegal itu, apakah untuk loading bijih tambang bauksit atau bijih timah? Karena, penimbun anak sungai itu belum diketahui dari perusahaan mana, maupun oknum pengusahanya. ”Ya, aktivitas itu masih koboi-koboi la. Belum ada yang bertanggung jawab,” tutur Agus Wibowo.

Namun dari titik lokasi, Agus Wibowo memprediksikan, penimbunan anak sungai Lepan itu untuk membuat pelabuhan ilegal. Kemudian, pelabuhan digunakan untuk loading bijih tambang, ke muara Sungai Busung. Dari Busung, bijih tambang akan dikirim ke perairan sekitar Pulau Anak Lobam, tempat berlabuh tongkang.

”Waktu disidak, aktivitas penimbunan ilegal terhadap anak sungai itu, langsung dihentikan. Kita sudah minta agar tim Satpol PP Bintan menyelidiki aktivitas penimbunan ini. Tapi, belum ada laporan dari Satpol PP Bintan, sampai sekarang,” jelas Agus Wibowo.

Kepala Kantor Satpol PP Bintan M Insan Amin maupun Bupati Bintan H Apri Sujadi, belum memberikan penjelasan sampai berita ini ditulis.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here