Super Tanker Tanpa Awak Terdampar di Tambelan

0
799
Kapal super tanker yang diduga bermuatan kosong dan tanpa awak ditemukan terdampar di Pulau Sedue Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, kemarin. f-istimewa

TAMBELAN – Kapal super tanker minyak berukuran besar dan berbendera Amerika Serikat terdampar di Pulau Sedue Kecil, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Selasa (16/1) pagi kemarin.

Saat ditemukan, kapal dengan nama KM Jeslin Natuna ini tidak ditemukan Anak Buah Kapal (ABK) di sana. Sekretaris Camat (Sekcam) Tambelan, Asri menyampaikan, kapal tanker minyak KM Jeslin Natuna ini awalnya ditemukan oleh nelayan Tambelan, Selasa (16/1) pagi. Kemudian, nelayan melapor kepada pemerintah dan aparat terkait.

”Atas laporan itu, Tim Posmat TNI AL Tambelan mengecek ke Pulau Sedue Kecil itu. Kapal ini kandas di karang dan sebagian bodi kapal masuk air. Tapi, kapal ini tidak berawak. Tim TNI AL kembali ke Tambelan, dan mengecek kembali dan berusaha menariknya, Rabu (17/1),” jelas Asri saat dihubungi via telepon.

Akhyarudin, Camat Tambelan mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut dari nelayan dan Danpos AL setempat. Namun ia belum turun langsung ke lokasi untuk mengecek kepastiannya. ”Tidak jauh dari pulau utama Tambelan letaknya. Nelayan yang sudah lihat, namun belum naik ke kapal,” terangnya.

Kasatpolair Polres Bintan AKP Norman membenarkan ada temuan kapal super tanker yang terdampar di Tambelan. Hingga saat ini, ia bersama tim dan Basarnas berusaha menuju ke lokasi penemuan.

”Kami belum ke sana, karena kondisi cuaca buruk. Tetapi tim sudah siaga untuk menuju lokasi kapal,” sebutnya.

Saat ditanya jenis kapal, Norman membenarkan kapal jenis tanker dengan ukuran cukup besar. Namun ia belum dapat memastikan asal dan pemilik kapal. ”Kalau dari benderanya, itu bendera Amerika,” tambahnya.

Informasi di lapangan, petugas setempat, terdiri dari petugas TNI AL dan Polisi bersama warga sudah mendekat ke kapal, namun mereka tidak naik. Mereka hanya melihat dari dekat.

Dilihat dari lambung kapal dan nampak batas garis merah, diduga kapal tersebut tidak bermuatan. Kapal ini disebut-sebut berkapasitas 33 ribu ton.

Petugas kesulitan ke lokasi karena ombak masih tinggi. Kini, kapal tersebut terdampar di atas karang. Kapal ini terdamparr sejak tiga hari lalu.

Sejauh ini, pihak Kantor SAR Tanjungpinang belum mengetahui lebih rinci tentang temuan kapal itu dan apakah ada awak atau tidak.

Diduga, kapal ini hanyut terbawa arus saat ombak besar beberapa hari lalu hingga akhirnya terdampar di pulau tersebut. Hingga kemarin, kapal itu masih berada di pulau tersebut.

Kapal tanker tersebut saat ini masih dalam pengawasan dan penjagaan ketat Syahbandar Tambelan, Bintan. Pengawasannya juga dibantu oleh TNI AL dengan mengerahkan satu kapal KRI.

Belakangan diketahui, kapal tanker tersebut bukan berbendera Amerika. Rencananya, kapal itu akan ditarik, hari ini, Kamis (18/1) jika tak ada halangan. (fre/aan/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here