Surat Suara Mulai Dilipat

0
396
Surat suara Pilkada Kota Tanjungpinang saat tiba di Tanjungpinang, belum lama ini. f-istimewa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang mulai melakukan pelipatan dan penyortiran surat suara Pilkada Tanjungpinang, hari ini Senin (4/6). Prosesnya dijaga ketat.

TANJUNGPINANG – Sebanyak 147.471 surat suara akan di sortir selama tiga hari. Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 141.777 ditambah 2 persen per masing-masing TPS, maka jumlah surat suara di Pilkada Tanjungpinang 147.471 surat suara.

Menurut Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria, belum tahu berapa surat suara yang rusak ditemukan saat disortir. Namun, ia memprediksikan surat suara yang rusak parah sangat minim. ”Surat suara yang rusak, kita kumpulkan dan kita musnahkan,” kata Robby Patria, kemarin.

Penyortiran surat suara, sambung Robby melibatkan 27 petugas dari masyarakat yang sudah diberikan bimbingan. Surat suara yang disortir akan dijaga ketat oleh pihak kepolisian, Panwaslu dan internal KPU sendiri. Setelah di sortir akan disimpang digudang KPU Tanjungpinang lagi. Sedangkan distribusi surat suara ke TPS baru digelar H-1 pelaksanaan pencoblosan. Pencoblosan calon Wali Kota dan Wali Kota akan digelar Rabu (27/6) mendatang.

”Kita harapkan masyarakat yang mudik jangan lama-lama di kampung. Saya saja tidak balik kampung demi pelaksanaan pilkada dengan baik,” kata Robby.

Robby juga minta kepada para mubaliq atau ustaz saat menyampaikan tausiah Ramadan di masjad, musala dan surau atau tempat lainnya, agar menyampaikan kepada masyarakat agar masyarakat jangan lupa berbondong-bondong datang ke TPS tanggal 27 Juni mendatang untuk memilih calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

”Kita minta para Mubaliq dan Ustaz saat menyampaikan tausiah di tempat ibadah agar juga menyampaikan kepada masyarakat agar masyarakat harus datang ke TPS dan tak boleh golput di Pilkada Tanjungpinang nanti,” bebernya.

Sambung Robby, KPU Tanjungpinang menargetkan partisipasi masyarakat di pilkada Tanjungpinang mencapai 77,5 persen. ”Warga Tanjungpinang yang pulang kampung, baiknya pulang ke Tanjungpinang sebelum pencoblosan,” harapnya.

Ia menegaskan, tugas partisipasi agar warga datang ke TPS, tidak hanya tanggungjawab KPU sebagai penyelenggarah, tapi tanjungjawab semua elemen, termasuk masyarakat, calon wako/wawako/partai pengusung dan tim sukse kedua calon. Agar menginggatkan kepada masyarakat jangan sampai golput di Pilkada Tanjungpinang.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here