Surat Suara Sulit Dipalsukan

0
578
Devisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi Kepri, Arison sedang memperhatikan perwakilan pengurus parpol membubuhi tandatangan pada contoh surat suara di tahapan vasilidasi surat suara.f-andri/tanjungpinang pos

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri memastikan surat suara untuk Pemilu 2019 sulit dipalsukan. Hal itu dikatakan saat melakukan kegiatan rancangan pedoman penyelenggaraan tahapan vasilidasi surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) DPRD Provinsi Kepri di Hotel CK, Senin (10/12).

TANJUNGPINANG – Devisi Teknis dan Penyelenggara Pemilu KPU Provinsi Kepri, Arison menyampaikan materi kegiatan yang berlangsung satu hari. Kegiatan ini dihadiri dari berbagai pengurus Partai Politik (Parpol) di Provinsi Kepri.

Inti materi yang disampaikan adalah bentuk surat suara, mulai dari ukuran, kertas sampai dengan desain surat suara yang digunakan untuk 17 April 2019 nanti.

Kata Arison, surat suara untuk anggota DPRD Provinsi Kepri dengan jumlah 10 calon dan paling banyak 12 calon. Ukuran surat suara mencapai 51 centimeter kali 82 centimeter.

Baca Juga :  Syahrul dan Lis Tak Ada Kampanye Akbar

Kemudian, jenis kertas HVS 80 gram yang akan digunakan untuk surat suara nanti. Pengamanan khusus pada surat suara, bentuk vertikal, warna kertas putih, cetak, dua muka dan dengan hasil cetak berkualitas baik.

Selain itu, surat suara dibuat dengan memperhatikan posisi lipatan yang tidak mengena kolom pasangan calon. sehingga tidak mengakibatkan kerusakan surat suara.

”Intinya, surat suara tidak mudah dipalsukan. Karena surat suara Pemilu 2019, ada pengaman khusus. Agar tidak bisa dipalsukan,” kata Arison.

Dia mengatakan, KPU Provinsi Kepri tidak ingin salah menempatkan nama serta nomor urut caleg yang sudah diajukan oleh masing-masing parpol dalam proses pencalonan sebelumnya.

Baca Juga :  Besok, Penetapan Paslon Wali Kota Tanjungpinang 

Maka dari itu, parpol berperan penting untuk kebenaran nama serta nomor urut caleg pada Pemilu 2019. Karena ketika nama serta nomor urut salah pada surat suara, maka akan terjadi fatal apabila si calon sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Apabila tidak ada kesalahan pada contoh surat suara yang sudah disediakan oleh KPU Provinsi Kepri, maka perwakilan pengurus parpol untuk memberikan tandatangan maupun paraf sebagai bukti pada kolom di surat suara tersebut.

Tadi, kata dia, memang ada kesalahan pada nama caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebenarnya nama caleg dari PKS, yaitu Taufik.

Baca Juga :  Adu Kuat Soerya, Ansar dan Ismeth

Tapi, tertulis di contoh surat suara Taufiq. Jadi, kesalahan nama caleg tersebut pada huruf Q. Yang seharusnya huruf K.

”Kita akan segera perbaiki kesalahan nama caleg PKS itu. Sehingga di surat suara nanti tidak akan terjadi kesalahan yang sama. Alhamdulillah, yang lain tidak ada salah,” sebut dia. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here