Survei GWP, Indonesia Peringkat 9 Dunia

0
349
H Nurdin Basirun bersama Menkopulhukam Wiranto di Hotel Golden Prawn 933 Batam, Kamis (28/2).F-istimewa/humas pemprov kepri

MenkopolhukAM RI, Wiranto mengajak pemilih untuk bijak melihat kebutuhan Indonesia ke depan di Pemilu, 17 April nanti. Diharapkan, Indonesia ke depan harus berjalan maju.

”Jangan sampai pilih yang salah. Yang kemudian membuat Indonesia mundur. Jangan sampai tidak tahu Indonesia mau dibawa kemana,” pesannya.

Menurut Wiranto, pemerintahan yang berjalan saat ini sudah on track. Hal itu juga terlihat dari respon pihak mancanegara.

Bahkan dibeberkan hasil survei versi Gallup World Poll (GWP, yang menempatkan Indonesia meraih peringkat ke-9 di dunia untuk untuk tingkat kepercayaan dari masyarakat.

Survei Gallup World Poll (GWP) adalah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya. Pada survei GWP atau Government at a Glance 2017, Indonesia memperoleh prosentase kepercayaan yang sangat tinggi yaitu 80 persen.

Di bawah Indonesia ada India dengan angka 73 persen, Jerman 55 persen, Inggris 31 persen, Amerika 30 persen, Perancis 28 persen. Angka tersebut diukur dari tahun 2007 hingga 2016.

Baca Juga :  Sembilan Lokasi Digeledah Tim KPK

Gallup ikut mencatat Indonesia mengalami kenaikan tingkat kepercayaan yang tinggi di era Presiden Joko Widodo.

Di tahun 2016, menurut survei Gallup, ada kenaikan tingkat kepercayaan sebesar 28 persen di mana yang paling tinggi di antara negara-negara OECD.

Menkopolkam Wiranto mengatakan koordinasi ini perlu dilaksanakan karena merupakan kerja bersama dan bukan sendiri-sendiri. Sehingga perlu disatukan persepsi agar pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan dengan aman, lancar dan tertib.

”Dalam pemilu harus kita jaga Persatuan dan Kesatuan sehingga kita tidak mudah terpecah belah,” kata Wiranto.

Wiranto pun menyampaikan pengalamannya bersama empat Presiden sebelumnya (Soeharto, Habibi, Gusdur, Joko Widodo) yang sudah memimpin Bangsa Indonesia.

Dia selalu di lingkaran kepemimpinan tersebut. Wiranto mengatakan bahwa dengan kepemimpinan Joko Widodo yang membangun dari pinggiran mampu membangun Bangsa Indonesia

Baca Juga :  STIE Juara, STAI MU Harus Puas di Posisi ke Tiga

”Dengan membangun dari pinggiran/perbatasan, banyak hal yang sudah diamankan/perbaiki dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menginginkan Bangsa ini hancur seperti penyeludupan dan peredaran narkoba,” kata Wiranto.

Wiranto pun menyampaikan beberapa capaian bangsa yang diakui dunia luar. Menurut Wiranto, apa yang berlangsung sekarang ini sudah on the right track.

Indonesia menjadi negara teraman nomor 9 di dunia. Selain itu Indonesia adalah tujuan investasi nomor 2 di dunia. Juga negara dengan kepercayaan publik ke pemerintah nomor satu di dunia.

”Tahun 2030 Indonesia diramal menjadi kekuatan ekonomi. Bahkan tahun 2045 Indonesia menjadi empat negara terkuat ekonominya di dunia. Itu ramalan orang, kalau kita bersatu dan ada kesinambungan pembangunan,” kata Wiranto.

Wiranto menambahkan bahwa Indonesia harus selalu aman dan tertib. Karena itu dia mengingatkan agar jangan coba-coba ada yang akan mengganggu jalannya pesta demokrasi April ini.

Baca Juga :  Percepat Pemerataan Pembangunan

”Jangan coba-coba mengganggu Pemilu. Akan kita hadapi. TNI-Polri siap menghadapi pengganggunya,” kata Wiranto sambil menambahkan bahwa yang mengganggu Pemilu itu adalah orang yang tak waras.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa pengganggu demokrasi harus dilawan. Racun demokrasi dan virus-virus demokrasi harus dimusnahkan.

Gubernur Nurdin mengatakan, Pemilu yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini diharapkan mampu menunjukkan kepada negara luar bahwa Indonesia adalah bangsa yang santun dan menjunjung tinggi perbedaan.

Pemilu harus dijadikan momentum untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan agar pelaksanaan bisa berjalan dengan aman dan lancar

”Sampai saat ini, Provinsi Kepri dalam keadaan aman dan kondusif sehingga kegiatan level nasional maupun internasional bisa dilaksanakan di sini,” kata Nurdin. (mas/mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here