Swasta Diminta Kembangkan Pariwisata Kebudayaan

0
596
SAMBUTAN: H Syahrul berikan sambutan di depan pelaku pariwisata Ist/humas pemko tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Oktober 2016 lalu Provinsi Kepulauan Riau telah ditetapkan Tanjungpinang sebagai pintu gerbang utama wisata bahari di Indonesia. Agar dapat menjadi

”tuan” di rumah sendiri, masyarakat Kota Tanjungpinang, pelaku kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif harus menanggapi semua ini secara positif.

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd pada acara temu pelaku usaha, pariwisata, kebudayaan dan ekonomi kreatif Kota Tanjungpinang, di Gedung Serba Guna Bulang Linggi, Perpustakaan Tanjungpinang, Kamis (2/3).

Pariwisata dan ekonomi kreatif sudah menjadi perpaduan bisnis dan strategi yang memerlukan manajemen di dalamnya.

Karena pergerakan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut sangatlah cepat, sehingga semua pelaku usaha yang bergerak di bidang ini tidak boleh tertinggal.

”Pemerintah Kota Tanjungpinang menyadari untuk mendukung percepatan pembangunan bidang kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif diperlukan keterlibatan para pelaku yang bergerak di bidang ini yang harus diwujudkan secara nyata,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang serius untuk mengembangkan bidang kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Oleh karena itu pemerintah juga sangat membutuhkan dukungan dari para pelaku dibidang ini yang harus diberikan secara nyata.

Syahrul mengajak para pelaku usaha untuk mengerakan usaha sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Mengembangkan kreatif dalam penampilan yang terkait dengan kebudayaan, kepariwisataan dan ekonomi kreatif. Memberikan lesan inovasi yang baik terhadap para wisatawan.

Melakukan pembenahan nilai-nilai usaha agar menjadi tujuan bagi wisatawan untuk datang ke Kota Tanjungpinang.

Syahrul juga berharap pelaku usaha yang mengikuti kegiatan ini bisa menyalurkan bahan dan pemikiran bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mengembangkan bidang kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif, ia meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah OPD terkait meminta untuk mencatat dan memberikan laporan kepadanya. (bas/humas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here