Syahrul dan Lis Tak Ada Kampanye Akbar

0
543
H Syahrul (kiri) bersalaman dengan H Lis Darmansyah dalam satu acara.f-dok/tanjungpinang pos

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang nomor urut 1 H Syahrul-Rahma dan nomor urut 2 H Lis Darmansyah-Maya Suryanti tidak melaksanakan rapat umum atau kampanye akbar.

TANJUNGPINANG – Menurut jadwal Komisi Pemilihan Umum Tanjungpinang, pasangan Lis Darmansyah-Maya Suryanti mendapat gilirannya pada hari ini, Rabu (20/6) di lapangan Pamedan Ahmad Yani.

Sedangkan pasangan nomor urut 1 H Syahrul-Rahma mendapatkan giliran Kamis (21/6) di lapangan Pamedan. Jumat (22/6) tidak ada jadwal kampanye karena akan digelar debat ketiga (terakhir) di CK Hotel Tanjungpinang. Sedangkan Minggu (24/6) sudah masuk hari tenang.

Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria mengatakan, besar kemungkinan kedua paslon tidak melaksanakan rapat umum atau sering disebut kampanye akbar.

”Karena, sampai sore hari ini (kemarin,red), Paslon nomor urut dua belum memberitahukan kepada kami, kalau mereka akan menggelar kampanye akbar besok (hari, red),” kata Robby Patria, kemarin.

Baca Juga :  Syahrul Pilih Angga atau Rahma

Kata dia, mestinya paslon nomor urut dua yang mendapatkan giliran kampanye akbar, satu hari sebelum menggelar kampanye akbar mestinya memberitahukan kepada penyenggarah, termasuk pihak kepolisian. ”Sepertinya mereka tidak melaksanakan rapat umum,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu timsukses Lis-Maya, membenarkan kalau paslon nomor urut dua, tidak menggelar kampanye akbar. ”Kita pilih tidak melakukan kampanye akbar. Alasannya kenapa, baiknya langsung ke ketua tim pemenangan Pak Suparno,” tegasnya, singkat.

Sebelumnya, ketua pemenangan Syahrul-Rahma, Ade Angga mengatakan, mereka tidak mau menggelar kampanye akbar dengan berbagai pertimbangan. ”Kita cukup menggelar kampanye door to door dan sangat efektif,” tegasnya singkat.

Baca Juga :  Paslon Independen Terancam Gugur

Masih kata Robby, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang sudah menyiapkan lima panelis untuk acara debat pamungkas tersebut. Pertama, Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Eko Prasojo. Kedua, Dekan Fakultas Teknik Universitas Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang Ibnu Kahfi. Dia merupakan jebolan salah satu fakultas teknik di Jerman. Ketiga, Dekan Ilmu Kelautan UMRAH Agung Damar Syakti yang merupakan doktor alumni Universitas Aix Marseille, Prancis. Keempat, Dr Riauwanto yang merupapakan dosen STIE Widya Wiwaha, Jogjakarta. Kelima, adalah Sayid Fauzan. Dia merupakan alumni Universitas Malaya, Malaysia dan sekarang menjadi dosen di UMRAH. Robby Patria mengatakan, kehadiran panelis lulusan Prancis, Jerman dan Malaysia setidaknya bisa membawa kulture reformasi ke Kota Tanjungpinang.

Prof Eko sebagai tokoh reformasi birokrasi di Indonesia. Beliau bisa menggali visi misi calon yang nanti kami harapkan bermanfaat untuk pelayanan publik di Tanjungpinang. Debat pamungkas ini bisa menjadi strategi akhir dari peserta Pilwako Tanjungpinang untuk meraih simpati warga. Mereka harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar bisa tampil maksimal di depan publik. Sebelumnya, Ketua NasDem Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto, mengatakan debat publik sangat menentukan pemilih, terutama pemilih pemula.

Baca Juga :  KPU Diduga Lakukan Pelanggaran

”Debat terakhir ini sangat menentukan pilihan. Dari debat pertama, kedua dan ketiga ini masyarakat pasti sudah tahu pilihannya, siapa yang dicoblos 27 Juni ini,” bebernya singkat. (ABAS-ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here