Syahrul-Dharma Dipertimbangkan!

0
889
H Syahrul

TANJUNGPINANG – Wakil Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul sempat terkejut saat ditanya bahwa dirinya akan berpasangan dengan Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang, Dharma Setiawan di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang.

Posisi mereka, Syahrul sebagai calon Wali Kota Tanjungpinang dan Dharma Setiawan menjadi calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang. ”Siapa yang bilang? Kejar saja dia yang ngomong,” kata Syahrul kepada Tanjungpinang Pos, Senin (18/9).

Mantan guru ini mengatakan, memang dirinya sudah membangun komunikasi politik dengan PAN. Tapi, komunikasi politik yang dibangun biasa saja. Karena di dalam komunikasi tersebut tidak ada membahas soal pendamping di Pilwako Tanjungpinang.

Ia membangun komunikasi politik tidak hanya pada PAN saja. Komunikasi yang dibangunnya untuk semua parpol di Kota Tanjungpinang.

Komunikasi politiknya itu kepada PDIP, Partai Hanura, Partai Gerindra, PKS, PPP, Partai NasDem, PKB, PKPI, Partai Golkar, dan Partai Demokrat. ”Saya hanya mencoba membangun komunikasi parpol di Tanjungpinang. Yang menentukan hingga memberikan rekomendasi dari DPP,” ucap dia.

Baca Juga :  Masih Menunggu Juknis dari KPU Pusat

Soal dukungan, ia berharap semua parpol di Tanjungpinang memberikan dukungan kepadanya. Bukti dukungan yang diinginkan berupa surat rekomendasi dari DPP di masing-masing parpol. Supaya dirinya memiliki tiket untuk berlaga di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang. ”Kalau bisa kedua koalisi bergabung menjadi satu,” harap dia.

Dalam kesempatan ini, Pengamat politik dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kota Tanjungpinang, Adji Suraji Muhammad mengatakan, semua kandidat yang ingin maju di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018, masih memiliki peluang untuk mencari pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang periode 2018-2023. Karena kemungkinan-kemungkinan itu bakalan terjadi.

Seperti contoh, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul yang dikabarkan akan berpasangan dengan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tanjungpinang, Dharma Setiawan.

Baca Juga :  Sumbangan Dana Kampanye Tak Mengalir di Enam Parpol

H Syahrul dikabarkan sebagai calon wali kota dan Dharma Setiawan sebagai calon wakil wali kota Tanjungpinang. ”Kemungkinan seperti ini bakalan bisa terjadi. Karena sampai saat inikan, publik belum mengetahui hingga mendengar calon A sudah berpasangan dengan calon B,” kata Adji mencontohkan kepada Tanjungpinang Pos, Senin (18/9).

Cuma yang perlu diingat, kata dosen UMRAH Tanjungpinang ini, agar bisa maju hingga mengusung pasangan calon, partai politik (parpol) sudah memenuhi syarat di Pilwako Tanjungpinang. Minimal memiliki enam kursi di DPRD Tanjungpinang. Sedangkan PAN hanya memiliki dua kursi di DPRD Kota Tanjungpinang.

Kalau juga dipaksakan Dharma mendampingi Syahrul di Pilwako Tanjungpinang nanti, PAN harus mencari bantuan hingga penambahan kursi dari parpol lainnya.

Baca Juga :  KPU Pantau Proses Coklit PPDP

Sehingga parpol tersebut bisa sama-sama mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tanjungpinang tahun 2018 mendatang. ”Siapa parpolnya, kita tidak tau. Ya, itu berpulang kepada PAN itu sendiri. PAN mau berkoalisi dengan parpol mana,” ucap dia.

Kemudian, yang perlu dipertimbangkan lagi, lanjut dia, Syahrul perlu mencari wakil yang bisa mendongkrak popularitasnya. Supaya bisa menambah suara Syahrul di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang. ”Jangan mencari wakil yang hanya menumpang popularitas Pak Syahrul. Ini sangat disayangkan sekali,” sebut dia. Hingga berita ini terbit, Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang, Dharma Setiawan belum berhasil dikonfirmasi oleh awak media ini. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here