Syahrul Jemput Piala Adipura

0
115
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyerahkan piala Adipura ke 14 kepada Walikota Tanjungpinang H Syharul.

TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang, H Syharul menerima piala Adipura kategori Kota Sedang dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (14/1) sekitar pukul 10.00 pagi.

Turut didampingi Kepala Perkim Tanjungpinang, Amrialis, Kepala DLH Tanjungpinang, Yuswandi serta Asisten II Pemko Tanjungpinang, Irwan dan Kabang Humas dan Protokol Sekdako Tanjungpinang, Boby Wira Satria.

Boby menuturkan, piala Adipura ke 14 tersebut akan diarak keliling Tanjungpinang, besok, Selasa (15/1). Rombongan dijadwalkan tiba di Bandara RHF Tanjungpinang, sekitar pukul 10.25 menggunakan maskapai Lion .

Kedatangan mereka disambut Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma beserta kepala OPD dan beberapa tokoh LSM terkait dengan lingkungan.
“Setelah penyambutan di bandara lanjut mengarak piala Adipura keliling Tanjungpinang dan berakhir di Gedung Gongong,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Senin (14/1).

Dituturkannya, akan ada acara seremonial seperti biasa, ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut terlibat. Diantaranya petugas kebersihan dan LSM yang terus aktif menyuarakan gerakan membersihkan lingkungan.

Sebelumnya, H Syahrul menyampaikan rasa syukur kepada Allah atas penghargaan tersebut. Dia juga berterima kasih kepada masyarakat kota Tanjungpinang, Unsur FKPD, Pimpinan OPD, Keluarga Besar Pemko Tanjungpinang, terkhusus untuk petugas kebersihan dan seluruh pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung sehingga piala Adipura kembali diraih.

Melalui prestasi ini, Syahrul berharap semoga apa yang sudah diperoleh tersebut bermanfaat bagi masyarakat Tanjungpinang dan sekaligus sebagai lambang kota bersih di Indonesia.

“Kita ketahui, tahapan-tahapan penilaian Adipura ini cukup berat, dengan berbagai indikator pencapaian yang butuh perjuangan untuk memperoleh nilai yang terbai. Atas kerja sama kita yang kompak maka tahapan tersebut dapat dilalui dan hasilnya kita peroleh seperti saat ini,” jelas Syahrul.

Bagi Syahrul, penghargaan tersebut bukanlah semata-mata karena dirinya sebagai kepala daerah, akan tetapi merupakan kerja keras seluruh OPD, dan masyarakat, sedangkan dirinya hanya sebagai motor penggerak saja bersama Wakil Walikota dan Sekda.

“Tanpa adanya OPD, camat, lurah, RT, RW saya tidak mungkin mampu menata kota secara sendiri, bagaimana teknisnya ada di mereka, untuk itu perlu ada kerjasama dan koordinasi yang baik semua pihak,” tambah Syahrul. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here