Syahrul-Rahma Bersedia Tempati Rumah Dinas

0
243
Inilah kondisi rumah dinas Wali kota Tanjungpinang di Senggarang. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Usai dilantik nanti, H Syahrul-Rahma bersedia menempati rumah dinas yang dibangun Pemko Tanjungpinang. Lokasi rumah dinas tidak jauh dari Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Rumah dinas ini dibangun masa kepemimpinan Wali Kota Hj Suryatati A Manan dan Wakilnya, H Edward Murshali. Kemudian, dilanjutkan pembangunannya di masa kepemiminan Lis-Syahrul. Namun lima tahun Lis-Syahrul memimpin, rumah dinas yang sudah menghabiskan puluhan miliar uang rakyat belum juga difungsikan.

Padahal, kontrak pembangunan empat rumah dinas selesai tahun 2012 silam. Tahun ini, Pemko mengambil menganggarkan dana rumah dinas tersebut. Pada tahun 2015 lalu, Pemko juga menganggarkan Rp4,7 miliar. Lantas, di 2017 lalu, kembali dianggarkan Rp 1,9 miliar untuk pembuatan pagarnya.

”Insha Allah kita akan tempati. Kita dilantik dulu jadi Wako,” kata Syahrul kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (11/7).

Sambung dia, sebelum rumah dinas tersebut ditempati, ia akan turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. Kemudian, ia juga harus berkoordinasi dengan inspektorat terkait rumah dinas tersebut.

Apakah rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah layak atau belum ditempati. Kalau sudah layak, mantan Wakil Walikota Tanjungpinang ini, akan menempati rumah dinas Walikota Tanjungpinang tersebut.

”Kalau inspektorat bilang siap dihuni, ayah akan tempati rumah dinas itu,” sebut dia.

Sementara itu, Rahma mengatakan, ia akan huni rumah dinas tersebut, apabila Syahrul juga tinggal di rumah dinas Walikota Tanjungpinang berada di Senggarang. ”Ayah Syahrul tinggal di rumah dinas, saya juga akan tinggal disanalah. Karena kami berdua inikan satu paket,” kata Rahma.

Menurutnya, tinggal di rumah dinas Wakil Walikota Tanjungpinang akan lebih baik lagi.
Alasannya, jarak tempuh dari rumah dinas menuju ke Kantor Walikota Tanjungpinang, lebih dekat.

Selain itu, ia akan semakin dekat lagi dengan masyarakat di sekitar. Baik itu masyarakat Senggarang, Sebauk hingga Kampung Bugis. ”Insya Allah, sudah kewajiban saya tinggal di rumah dinas itu,” sebut dia.

Kemudian, Jeri, penjaga rumah dinas Walikota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, mengatakan, sejak dibangun tahun 2011 sampai dengan sekarang rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang belum juga kunjung ditempati oleh kepala daerah Kota Tanjungpinang.

Padahal, rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah diserahkan ke Pemko Tanjungpinang sekitar tahun 2014 lalu. ”Berapa miliar bangun rumah ini. Dibiarkan begini saja. Tidak ditempati. Sayang sekali,” kata Jeri saat dijumpai awak media ini di rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang.

Walaupun tidak mendapat uang saku dari Pemko Tanjungpinang, Jeri tetap menjaga hingga memantau lokasi rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang. ”Tidak ada orang berani ke sini. Kalau ada, saya hampiri dan saya tanya. Seperti adek-adek inilah,” terang dia.

Kalau tidak dijaga, ia yakin, barang-barang didalam rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang bakalan hilang. Sebelum hilang isi perabotan tersebut, jendela maupun pintu bakal rusak. Pasalnya, dicongkel atau dijebolkan hingga bisa masuk kedalam rumah dinas tersebut.

Jeri berharap, rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang segera ditempati. Kalau tidak, rumah dinas tersebut bakal rusak parah.

Pantauan awak media ini, terlihat plafon rumah dinas Walikota dan Walikota Tanjungpinang sudah pada runtuh ke lantai. Dengan kondisi seperti itu, terlihat lampu yang hampir jatuh ke lantai.

Kemudian, semakin subur rumput tumpuh di sekitar halaman rumah dinas tersebut. Di depan rumah dinas terlihat kantong plastik dan batu berserakan. Baik itu dari batu berukuran kecil hingga sedang berada di depan rumah dinas tersebut.

Selain itu, akses jalan menuju rumah dinas Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah diaspal. Dan juga dikelilingi dengan tembok permanen. Selain rumah dinas Wako/Wawako ada juga rumah dinas unsur pimpinan DPRD Tanjungpinang. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here