Syahrul-Rahma Miliki Program Sama-Sama

0
466
Ade Angga

Lebih Banyak Libatkan Masyarakat

TANJUNGPINANG – Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, maka masyarakat harus banyak dilibatkan. Untuk itu, program-program yang bersentuhan dengan masyarakat harus diperbanyak.

Inilah salah satu program yang akan diterapkan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul SPd dan Hj Rahma SIp yang merencanakan APBD Kota Tanjungpinang untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi jika terpilih nanti.

Mereka rencananya menjalankan program Santunan Masyarakat bersama Syahrul-Rahma (Sama-Sama).

Mekanismenya yaitu, dari APBD Kota Tanjungpinang yang notabenenya adalah uang masyarakat, dikembalikan untuk mensejahterakan warganya.

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur, akan diupayakan dari pusat melalui Dana Alokai Khusus (DAK), block grant serta lainnya.

Diantaranya, nantinya akan ada uang duka bagi masyarakat tak mampu. Bila merujuk ke Kabupaten Bintan, keluarga duka dari kalangan tak mampu diberikan uang santunan senilai Rp 1,5 juta.

Selain itu, akan ada bantuan insentif kepada guru-guru agama yang statusnya honor, begitu juga dengan guru PAUD, TK dan kader posyandu.

Selain itu, insentif kepada penjaga rumah ibadah, penjaga TPU, imam masjid serta lainnya.

”Insentif kepada guru agama berlaku untuk seluruh agama. Mulai dari agama Islam, Kristen, Buddha, serta Hinddu. APBD milik semua golongan,” ungkap Ketua Tim Pemandangan Sabar, Ade Angga SIp MM saat berjumpa kemarin.

Ia mengaku, pihaknya sudah menghitung dan meyakini anggaran dari APBD sangat cukup menjalankan program ini. Bila ini terealisasi, ia menilai masyarakat jauh lebih sejahtera.

“Ini juga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada berbagai profesi. Selain lain-lain yang juga terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Selain itu, Rahma menambahkan akan menjalankan program bantuan kepada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Bantuan dalam bentuk dana, pembinaan serta evalusasi oleh mentor.

”Swasta bisa lakukan ini, apalagi pemerintah. Perlu fokus saja,” terangnya.

Sesuai data yang dimiliki Disperindag, lebih dari 500 pelaku UKM dan ribuan koperasi yang kini sudah tak jelas. Ini yang perlu kembali didata.

”Kita ingin pelaku UKM itu hidup dan berkembang, sehingga perputaran uang terus meningkat,” ucapnya.

Selain itu, Rahma menambhakan untuk meningkatkan pariwisata di Tanjungpinang, perlu menggandeng travel tour dan Dinas Pariwisata Bintan.

Para wisatawan diajak ke Tanjungpinang untuk belanja dan melihat destinasi di Pulau Penyengat, lengkap dengan para pembual yang berkompetensi. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here