Syahrul-Rahma Susun Lima Misi Sasaran di RPJMD

0
179
Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, H Syahrul-Hj Rahma menyampaikan rancangan RPJMD 2018-2023. F-Istimewa

TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang, H Syahrul menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 saat rapat paripurna di Kantor DPRD Tanjungpinang, Selasa (12/2) sore.

Paripurna ini dihadiri Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma serta unsur pimpinan DPRD Tanjungpinang dan kepala OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Syahrul menuturkan, bahwa visi RPJMD 2018-2023 yaitu ‘Tanjungpinang Sebagai Kota yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera Dalam Harmoni Kebhinekaan Masyarakat Madani’.

Dituturkannya, upaya mencapai visi jangka menengah tersebut ditetapkan lima misi yang akan ditempuh. Diantaranya, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang agamis, berkarakter, berwawasan kebangsaan dan berdaya saing global.

Kedua, meningkatkan pengembangan pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif, dan usaha masyarakat. Ketiga, itu, mengembangkan dan melestarikan khasanah budaya lokal dan nusantara untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, bertoleransi dan kebhinekaan guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Keempat, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berwibawa, amanah, transparan dan akuntabel didukung aparatur yang berintegritas dan kompeten.

Serta ke lima, melanjutkan pembangunan yang adil dan merata serta menciptakan iklim investasi dan usaha yang kondusif yang berwawasan lingkungan.

Dituturkannya, masing-masing misi telah dijabarkan ke dalam tujuan, indikator tujuan, sasaran, indikator sasaran, serta target kinerja yang menjadi tolok ukur kinerja pemerintah Kota Tanjungpinang selama kurun waktu tahun 2018-2023.

Terdiri dari lima tujuan dengan 11 indikator. adapun jumlah sasaran sebanyak 24, dengan indikator sasaran sebanyak 42 indikator.

Ditambahkannya, dalam RPJMD Kota Tanjungpinang tahun 2018-2023 telah ditetapkan arah kebijakan pembangunan tahunan daerah.

Tema pembangunan tahun 2019, peningkatan infrastruktur penunjang aksesibilitas dan lingkungan. Dilanjutkan tahun 2020, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif dan peningkatan infrastruktur dasar.

Setelah itu, tema pembangunan tahun 2021, pengembangan pusat kebudayaan Melayu dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Serta tema pembangunan tahun 2022 adalah peningkatan investasi, penanggulangan kemiskinan, dan reformasi birokrasi dan tahun 2023 adalah perwujudan masyarakat yang sejahtera. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here