Syaiful Pimpin Organda Kepri

0
325
MUSDALUB: Ketua Umum DPP Organda Adrianto (kanan) menyerah pataka ke Syaiful ketua Organda Kepri terpilih. f-istimewa

BATAM – Kepala Divisi Humas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organda Syaiful terpilih jadi Ketua DPD Organda Provinsi Kepri untuk periode 2017-2022 mendatang. Ia terpilih secara aklamasi di Musdalub Organda Kepri yang di gelar di Grand I Hotel Batam, sejak 7-8 November lalu.

Musdalub merupakan agenda organisasi yang ditetapkan dalam AD-ART untuk melakukan pemilihan ketua serta formatur untuk menyusun kepengurusan baru. Hal ini dilakuan karena ketua DPD Organda Kepri sebelumnya dijabat oleh Eddin Manurung yang mengundurkan diri sebagai ketua karena kesibukan kerja.

”Alhamdulillah saya terpilih secara aklamasi di Musdalub Organda Kepri,” kata Syaiful, kemarin.

Acara Musdalub tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPP Organda Ir. Adrianto Jokosoetono. MBA. Ia didampingi Wasekjend Organda Pusat M. Siburian dan tamu undangan dari Polda Kepri diwakili oleh Wadirlantas AKBP Widyanto dan AKBP Simanjuntak.

Kemudian juga dihadiri Kacab Jasaraharja, Kadishub Batam, Kacab BPJS Ketenaga Kerjaan Batam, ketua DPC Organda se-Kepri. Juga dihadiri para pengusaha transportasi dan undangan umum lainnya.Adrianto minta agar Organda Kepri selalu eksis dan berbenah demi kemajuan transportasi darat baik angkutan orang maupun barang di Kepri.

Organda adalah satu-satunya wadah organisasi pengusaha angkutan bermotor di jalan raya yang mempunyai peran penting dalam menunjang kelancaran roda perekonomian bangsa.

Sebagai organisasi profesi yang mampu mewujudkan transpormasi bidang usaha angkutan transportasi darat guna meningkatkan usaha para anggota. Serta mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Bos taksi Blue Bird itu mengharapkan agar Organda Kepri dapat mengayomi kepentingan anggota dalam mengatasi berbagai tantangan dibidang transportasi dalam berbagai aspek.

”Organda mengutamakan kepentingan anggota dan memperhatikan aspirasi anggota dalam pemecahan masalah-masalah operasional angkutan jalan,” bebernya.

Sementara itu, Syaiful ketua Organda Kepri terpilih mengatakan dirinya siap mengemban amanah yang diberikan kepadanya dengan baik. Syaiful bukan orang baru di Organda. Ia pernah menjabat sebagai Plt Sekretaris DPD Organda Kepri. Mantan Ketua DPC Organda Kota Tanjungpinang.

”Kami bersama pengurus Organda Kepri akan mendorobg para pengusaha transportasi darat baik angkutan orang maupun barang agar dapat membenahi armadanya. Dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” harapnya.

Terkait dengan transportasi online yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah melalui Permenhub nomor 108, ia menegaskan agar Dishub Provinsi harus berhati-hati dan tidak gegabah dalam mengeluarkan izin alias jangan kong kalingkong, sehingga yang dapat membahayakan kelangsungan hidup angkutan taksi dan angkutan sewa yang sudah ada.

Khusus dalam pemberian kuota harusnya Dishub melakukan kajian yang lebih mendalam tentang potensi penumpang khususnya di Kota Batam. ”Perlu diketahui armada taksi dan angkutan sewa yang sudah ada kondisi real dilapangan yang masih exsis lebih kurang 2.000 unit yang kondisinya saat ini sangat sulit mendapatkan penumpang dengan loadfactor di bawah 50 persen,” bebernya.

Artinya sambung dia, para pengemudi dan penguasa angkutan sangat sulit untuk memperoleh pendapatan dan ini dibuktikan dengan menumpuknya kredit macet disetiap perbankan yang membiayai peremajaan taksi.

”Dari informasi media yang kami dapat bahwasanya jumlah taksi online saat ini yang mengajukan izin sebanyak 1.625 unit. Dengan jumlah tersebut menurut hemat kami ini akan dapat menutup usaha taksi konvensional yang ada saat ini di Kota Batam,” bebernya.

Menurutnya, Organda tidak ingin dampak taksi online seperti di Jakarta yang mana puluhan perusahaan taksi sudah gulung tikar, bahkan dari hasil survei Organda terhadap armada taksi online tersebut di Jakarta bahwa mereka sulit memperoleh pendapatan tidak seperti taksi online baru buka.

”Selaku pengurus organda kami mengimbau ke pengusaha dan pengemudi taksi konvensional mari sama-sama kita melakukan pembenahan transportasi angkutan umum yang sudah ada untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik. ”Sedangkan dari segi armada maupun dalam kualitas pelayanan sebagaimana yang dinginkan masyarakat,” katanya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here