Tabrak Tembok, Dua Pengendara Tewas

0
484
KECELAKAAN: Tiga pengendara motor diamankan petugas Satlantas Polres Tanjungpinang, dinihari kemarin. f-SYAFRInaldi/tanjungpinang pos

Naik Motor Bonceng Tiga Sambil Ugal-ugalan 

Diduga akibat kebut-kebutan di jalan raya, tiga pengendara motor yang berboncengan tak bisa mengendalikan motornya dan akhirnya menabrak tembok pembatas jalan hingga tewas dua orang dan satu lagi kritis.

Tanjungpinang – HARI nahas itu dialami Agus Irawan (35) yang tewas di tempat usai menambrak batu miring tepat di depan Mes Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) di Jalan Brigjen Katamso, Selasa (21/2) sekitar pukul 01.30.

Dua jam kemudian, Sutono yang sempat kritis dan dilarikan ke rumah sakit juga meninggal dunia akibat benturan di bagian kepala sekitar pukul 03.30.

Saat kejadian, Agus yang mengendarai sepeda motor Jupiter Z BP 5084 QW bersama rekannya yakni Sutono (33) dan Dewi (20) melaju dari arah Tanjungunggat menuju arah Kampus STTI dengan kecepatan tinggi.

Tepat di depan Mes AURI, Agus tidak dapat mengendalikan motornya hingga keluar jalur dan menabrak pembatas parit. Sehingga dua rekannya terlempar dan korban terbentur tembok. Akibatnya Agus meninggal di tempat usai kejadian.

Sementara dua rekannya yang terkapar langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang untuk mendapatkan pertolongan pertama. Saat ini, Dewi masih dalam kondisi kritis yang dirawat rumah sakit.

Kuncoro, salah satu warga mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berjualan di depan mess. Ia terkejut setelah mendengar bunyi benda jatuh. Ia pun langsung berlari menuju arah suara keras tersebut.

”Saya terkejut mendengar suara dentuman keras seperti bunyi kaleng. Pas saya lihat, ternyata motor tabrak tembok,” ungkapnya.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang, Iptu Samsul Bahri mengatakan, saat kejadian mereka berbonceng tiga.

Sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah BP 5084 WQ yang berbonceng tiga melaju dari Tanjungunggat hendak menuju ke arah kampus STTI.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengendara lepas kendali keluar jalur dan menabrak pembatas parit jalan di depan pintu masuk Mess AURI Batu 2 Tanjungpinang dan terjatuh.

”Dengan kecepatan tinggi pengendara itu menabrak tembok, sehingga dua rekannya terlempar dan korban terbentur tembok. Akibatnya Irawan meninggal di tempat,” katanya.

Menurutnya, setelah dilakukan visum, para korban tidak dalam kondisi mabuk alkohol atau minuman keras. Dari hasil visum dokter tidak ada yang mengarah pada minuman keras, mereka menabrak karena melaju dengan kencang.

Irawan tidak dapat mengendalikan motornya hingga keluar jalur dan menabrak pembatas parit.

Dua rekan korban yakni Sutono dan Dewi sempat dilarikan ke RSUD Tanjungpinang. Namun, sekitar pukul 03.30 Sutono menghembuskan napas terakhirnya.

”Dua orang yang meninggal dunia yakni Irawan dan Sutono. Sedangkan Dewi kondisinya masih kritis,” pungkasnya.(Raymon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here