Tabrakan, Terkapar, Istri Pun Histeris

0
1579
WARGA mengevakuasi korban laka lantas di depan Kedai Kopi TKP, Km 16 Toapaya Selatan, Selasa siang kemarinF-jendaras/TANJUNGPINANG POS

TOAPAYA – Seorang pria pengendara sepeda motor Honda Supra X BP 2426 BM warna hitam tergeletak tak berdaya di tengah jalan raya Km 16 Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya. Pria paruh tersebut tak sadarkan diri usai bertabrakan dengan lori pengangkut pasir BP 8413 BY.

Laka lantas di depan Kedai Kopi TKP sekitar pukul 14.00 tersebut mengejutkan banyak orang, saat mendengar suara benturan keras. Kemudian disusul tangisan histeris istri korban, saat melihat suaminya tak berdaya itu.

”Ya Allah, ayah… ayah… ayah,” ujarnya sambil memeluk suaminya.

Ia pun tak menghiraukan keselamatan dirinya, saat berada di tengah jalan. Beberapa warga sekitar dan petugas kepolisian yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi kejadian langsung ikut membantu mengevakuasi korban dari tengah jalan.

Baca Juga :  PLN ’Diceramahi’ Dewan Soal Tarif

Seorang petugas kepolisian yang berseragam olahraga Polres Bintan langsung menghentikan sebuah mobil pikap, untuk membantu mengangkut korban agar dibawa ke rumah sakit. Perempuan itu masih tampak histeris saat suaminya diangkut ke atas bak pick up yang mengangkutnya ke rumah sakit.

”Ayah… Jangan tinggalin mama,” teriaknya.

Informasi yang terhimpun, lori yang sedang bermuatan penuh pasir darat itu melaju dari arah Kawal hendak menuju Tanjungpinang. Sedangkan sepeda motor yang dikendarai korban terlihat hendak menyeberang dari lajur sebelah kanan dari arah Tanjungpinang.

Baca Juga :  PLTG Tanjungkruing Belum Beroperasi

Lori yang melaju dengan kecepatan cukup kencang itu sempat mengerem kendaraannya sebelum bertabrakan kiri lawan kiri, dengan sepeda motor korban. Untuk menghindari agar pengendara sepeda motor itu tidak terlindas, sang sopir lori membelokan kendaraannya ke arah kanan dari lajurnya.

”Tadi ibu itu lagi di sebelah, tempat fotokopi. Tiba-tiba suaminya kecelakaan, dan ia langsung lari,” kata salah seorang warga.

Menurut Dadi sopir lori, pengendara sepeda motor itu terlihat ragu-ragu saat mengendarai sepeda motor. Dirinya yang sedang mengangkut pasir itu sudah sempat mengerem, namun karena sedang muatan penuh, laju kendaraannya tidak langsung terhenti.

Baca Juga :  Desa Toapaya Bangun Ekowisata Pemancingan

”Jarak 10 meter mana bisa langsung berhenti. Saya lihat ia (korban) kayak ragu-ragu gitu,” tuturnya di lokasi kejadian.

Sementara itu, Patroli Polres Bintan langsung mengamankan lori dan sopir. Dari pantauan di lapangan, korban mengalami luka cukup parah dan tidak bergerak sesaat peristiwa nahas tersebut. Korban dibawa ke rumah sakit, dan dikabarkan meninggal dunia. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here