Tagana Bintan Kirim Logistik 820 Koli

0
86
BANTUAN dana yang berhasil dikumpulkan Tagana Bintan segera disalurkan. f-jendaras/tanjungpinang pos

BINTAN – Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bintan Provinsi Kepri dan sejumlah organisasi berhasil mengumpulkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala Sulteng.

Bantuan yang berhasil dihimpun berupa uang tunai sebesar Rp128 juta lebih, bantuan pakaian sebanyak 700 koli dan bahan makanan sebanyak 120 koli.

Sulasno, kordinator penggalangan dana di 8 titik di Bintan mengatakan, bantuan berupa pakaian dan makanan tersebut dengan total 820 koli sudah dikirim melalui pesawat Hercules dari Bandara RHF Tanjungpinang

”Hasil bantuan ini sudah diterbangkan melalui pesawat Hercules. Untuk uang tunai akan diserahkan melalui Pemkab Bintan hari ini,” katanya.

Sementara itu, Junaidi, salah seorang anggota Tagana Bintan Utara mengatakan pihaknya sudah mengumpulkan bantuan dengan membangun posko di depan Masjid At Taqwa selama 4 hingga 14 Oktober 2018 ini.

”Bantuannya alhamdullah banyak, ada pakaian, uang tunai, mi instan, obat-obatan dan makanan bayi,” sebutnya. Posko Bintan Utara, lanjutnya, merupakan salah satu posko Tagana yang ada di Bintan. Disebutkannya ada juga posko lainnya seperti di Relief Antam Kijang, Posko Induk Tagana, Posko Batu 16, Posko Kawal, Posko Galang Batang, Tirta Madu Kepri dan Posko Pengujan.

”Semua organisasi, ada 22 organisasi yang membantu kami. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui bahwa bencana gempa dan tsunami yang menimpa masyarakat Palu, Sigi dan Donggala beberapa waktu lalu menjadi duka yang sangat dalam bagi seluruh rakyat Indonesia.

Gempa bumi dengan magnitudo besar itu secara beruntun mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menginformasikan bahwa gempa 7,7 SR itu terjadi pada pukul 17:02:44 WIB. Lokasi pusat gempat ada di kedalaman 10 Km dan posisinya di arah 27 Km Timur Laut Donggala.

Akibat gempa dan tsunami besar tersebut ribuan rumah dan nyawa hilang. Infrastruktur seperti jalan, listrik, telekomunikasi, dan air bersih putus. Kondisi inilah yang membuat seluruh elemen bangsa tergerak untuk membantu termasuk masyarakat Provinsi Kepri. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here